Telkom (TLKM) Bagikan Dividen Jumbo Rp21,9 Triliun, 123 Persen dari Laba Bersih

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp21,90 triliun untuk tahun buku 2025.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp21,90 triliun untuk tahun buku 2025. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp21,90 triliun atau Rp222 per saham untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun buku sebelumnya yang mencapai Rp21,05 triliun.

Penetapan dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan secara daring, Senin (8/6/2026). Selain dividen, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda perseroan, termasuk mengesahkan program pembelian kembali saham (share buyback), serta perubahan susunan pengurus guna memperkuat struktur kepemimpinan dan mendukung keberlanjutan transformasi TelkomGroup di tahun 2026.

Baca Juga:
Telkom (TLKM) hingga Elnusa (ELSA) Gelar RUPST Hari Ini, Penetapan Dividen Jadi Agenda

Telkom menetapkan dividen jauh di atas laba bersih dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sekitar 123 persen dari laba bersih. Rinciannya, sebanyak Rp17,8 triliun diambil dari keseluruhan laba bersih yang diperoleh pada tahun 2025. Sementara itu, sisanya Rp4,2 triliun merupakan laba ditahan pada tahun-tahun sebelumnya. 

Pembayaran dividen tersebut akan dilakukan selambat-lambatnya pada 10 Juli 2026. Adapun yang berhak menerima dividen adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan pada penutupan perdagangan saham TLKM di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Juni 2026.

Baca Juga:
Telkom (TLKM) Naikkan Alokasi Dana Buyback Saham 4 Kali Lipat dari Rencana Awal

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menjelaskan, dalam memperhitungkan pembayaran dividen, perseroan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, utamanya keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang. 

“Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat, sehingga keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” kata Dian.

Selain pembagian dividen, RUPST tersebut juga menyetujui rencana program buyback saham dengan nilai sebesar-besarnya Rp4 triliun. Buyback dilakukan melalui BEI maupun di luar BEI, baik secara bertahap atau sekaligus dan diselesaikan dalam periode dua belas bulan setelah disetujui pada RUPST, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. 

Aksi korporasi ini dijalankan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga saham perseroan di tengah dinamika pasar.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tekanan Terus Berlanjut, Rupiah Diproyeksi Sentuh Rp18.200 Pada Perdagangan Besok
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ahli Gizi Ungkap Asupan Nutrisi Tiga Jam Sebelum Olahraga Bantu Jaga Performa Atlet
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Dari Lubang Tambang Menjadi Kawasan Hijau: Reklamasi Jadi Instrumen Pemulihan Ekologi
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
ICW Dorong KPK Terapkan Pasal Pencucian Uang dalam Kasus Imigrasi
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
IHSG Anjlok 4,15 Persen, Investor Asing Ramai-Ramai Angkat Kaki
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.