Kenaikan Harga Material Imbas Tekanan Nilai Tukar, Cirebon Antisipasi di Awal

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan tekanan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah tidak memengaruhi pelaksanaan tender proyek pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Hingga awal Juni 2026, mayoritas paket pekerjaan tahap kedua telah selesai dilelang dan proses pengadaan berjalan sesuai jadwal.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Sutadi Sukarya, mengatakan fluktuasi kurs tidak menimbulkan gangguan berarti terhadap pelaksanaan proyek pemerintah daerah. 

Menurut dia, potensi kenaikan harga material konstruksi telah diantisipasi sejak awal melalui penyesuaian Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebelum proses lelang dimulai.

“Perbaikan RAB sudah dilakukan sebelum lelang berjalan sehingga biaya overhead maupun potensi eskalasi harga sudah terakomodasi. Karena itu proses tender tetap bisa dilaksanakan tanpa kendala,” kata Sutadi, Senin (8/6/2026).

Menurut Sutadi, pemerintah daerah sempat menunda pelaksanaan tender selama sekitar lima hingga enam pekan untuk melakukan evaluasi terhadap komponen biaya proyek. 

Langkah itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga material yang saat itu dipengaruhi dinamika ekonomi global, termasuk ketidakpastian akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Baca Juga

  • Dilema Harga Rumah Subsidi di Tengah Lonjakan Material Konstruksi
  • Pengembang di Makassar Sebut Harga Material Naik 8% Akibat Pelemahan Rupiah
  • Kiat Bisnis Material Konstruksi Bertahan di Tengah Persaingan

Setelah penyesuaian anggaran dilakukan, seluruh paket pekerjaan kembali diproses sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hasilnya, proses pengadaan tidak mengalami gangguan meskipun nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar AS.

Ia menjelaskan, sebagian besar kebutuhan material proyek konstruksi daerah berasal dari produk dalam negeri. Material seperti beton siap pakai dan aspal hotmix dipasok oleh pabrikan lokal melalui batching plant maupun Asphalt Mixing Plant (AMP). Kondisi tersebut membuat dampak perubahan kurs terhadap biaya proyek relatif terbatas.

Menurut dia, risiko fluktuasi harga material telah menjadi bagian dari perhitungan yang dilakukan produsen maupun penyedia jasa konstruksi saat menyusun penawaran. Karena itu, perubahan nilai tukar tidak secara langsung membebani kontraktor yang mengikuti tender pemerintah.

“Risiko perubahan harga material sudah diperhitungkan oleh penyedia maupun pabrikan. Jadi tidak menjadi beban tambahan yang kemudian menghambat proses tender,” ujarnya.

Sutadi juga menegaskan belum terlihat penurunan minat pelaku usaha untuk mengikuti lelang proyek pemerintah daerah. Jumlah peserta tender dinilai masih stabil dan tingkat persaingan antarpenyedia jasa tetap kompetitif.

Menurut dia, para kontraktor telah terbiasa memperhitungkan berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi biaya pekerjaan, termasuk perubahan harga bahan bangunan dan kondisi ekonomi makro. Oleh karena itu, gejolak nilai tukar yang terjadi saat ini tidak memicu perubahan signifikan dalam partisipasi peserta lelang.

Data Bagian Pengadaan Barang dan Jasa menunjukkan dari total 95 paket pekerjaan yang ditenderkan pada tahap kedua tahun ini, sebanyak 90 paket telah selesai diproses. 

Sebagian besar paket pekerjaan berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dengan total 86 paket. Selain itu terdapat satu paket pekerjaan dari Dinas Pertanian dan tiga paket dari Dinas Pemuda dan Olahraga.

Sementara itu, lima paket lainnya masih berada dalam tahap masa sanggah dan pembuktian dokumen. Seluruh paket yang masih berproses tersebut merupakan pekerjaan di lingkungan Dinas PUTR. “Alhamdulillah hingga saat ini proses tender berjalan sesuai harapan dan tidak ada kendala berarti. Tinggal lima paket yang masih dalam tahap sanggah dan pembuktian,” kata Sutadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Langsung Gaspol, Shin Tae-yong Ungkap Target Besarnya bersama Persija di Liga 1 Musim 2026/2027
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Prof. Johan Silas Tokoh Arsitektur dan Pakar Tata Kota ITS Surabaya Meninggal Dunia
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Lantik Nanik Deyang jadi Kepala BGN, Said Iqbal jadi Penasihat Presiden
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Difitnah Somasi Ibunya, Ratu Sofya Buat Laporan ke Polisi
• 11 jam lalucumicumi.com
thumb
Buku Ini Ungkap Cara Perusahaan Tetap Untung Tanpa Merusak Lingkungan
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.