SPMB 2026 Kota Tangerang Dikawal 4 Server dan Dipantau 24 Jam

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Tangerang: Sebanyak empat server khusus disiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Banten, untuk memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan lancar dan dapat diakses masyarakat tanpa kendala.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengatakan penguatan infrastruktur juga dilakukan dengan pemantauan sistem selama 24 jam penuh setiap hari. Pengawasan dilakukan dengan sistem kerja tim yang dibagi dalam tiga sif guna memastikan layanan tetap stabil.

“Pemantauan kami lakukan selama 24 jam. Tim kami bekerja dalam sistem sif agar layanan tetap terjaga tanpa gangguan,” kata Mugiya,di Tangerang, Senin, 8 Juni 2026, melansir Antara.

Baca Juga :

Gubernur Banten Minta Kepala Sekolah Tolak Titipan Murid Baru
Diskominfo juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas sistem melalui penguatan layanan server dan pemantauan jaringan secara berkelanjutan.

“Diskominfo telah menyiapkan empat server khusus yang difungsikan untuk mendukung proses SPMB di Kota Tangerang. Kami juga berkomitmen memastikan sistem berjalan lancar dan dapat diakses masyarakat,” ujar dia.

Untuk mendukung layanan kepada masyarakat, Diskominfo Kota Tangerang juga menyediakan kanal pengaduan dan layanan informasi. Layanan tersebut yang dapat diakses melalui WhatsApp Helpdesk Dinas Pendidikan di 0877 4852 8302 dan 0877 4852 8303.

“Layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala, seperti kesulitan akses, kebutuhan informasi, hingga permasalahan teknis seperti PIN pendaftaran,” jelas Mugiya.

Ilustrasi Pexels

Pemerintah Kota Tangerang melalui Diskominfo menegaskan, layanan ini akan terus dioptimalkan hingga seluruh rangkaian proses SPMB 2026 selesai, termasuk pada tahap pembukaan pendaftaran jenjang SMP yang dijadwalkan mulai 19 Juni 2026.

"Kami juga menerima masukan dari masyarakat untuk kelancaran SPMB," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Wahyudi Iskandar mengatakan SPMB 2026 jenjang SD diawali melalui jalur disabilitas pada 2-3 Juni 2026, jalur mutasi pada 5 Juni 2026, jalur afirmasi pada 8 Juni 2026, jalur domisili lingkungan pada 10 Juni 2026, jalur domisili wilayah pada 12-23 Juni 2026, serta jalur domisili umum atau luar kota pada 17 Juni 2026.

Berdasarkan data, lanjutnya, jumlah pendaftar diperkirakan mencapai sekitar 25.000 calon murid, sedangkan kuota SD negeri hanya 18.000 kursi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kuda-kuda Padat Karya Kendurkan Impitan Ekonomi Warga Jakarta
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Gempa di Filipina Selatan Tewaskan Setidaknya 15 Orang, Tak Ada Korban WNI
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Said Iqbal Tiba di Istana Jelang Pelantikan, Ungkap Alasan Gabung Kabinet
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Tutup Opsi Pemberhentian, Mendagri Tito Urai Strategi Penanganan PPPK dan Honorer
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Transaksi Capai Miliaran, Keuntungan Silmy Karim dari Korupsi Izin Tinggal Warga Asing Dibongkar KPK
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.