Menteri Pigai Tanggapi Informasi di Media Sosial Pernyataan soal Korupsi BGN dan Hukuman Mati Koruptor: Hoaks

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan sejumlah informasi yang beredar di media sosial dan mengatasnamakan Menteri HAM Natalius Pigai terkait dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), serta hukuman mati bagi koruptor merupakan informasi palsu atau hoaks.

Kementerian HAM menyatakan narasi yang beredar seolah-olah merupakan pernyataan resmi Menteri HAM tidak pernah disampaikan oleh Natalius Pigai maupun dikeluarkan oleh kementerian itu.

Baca Juga :
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Sarung-Mukena di Lombok Barat Satu Tahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta
BGN Bakal Gaet Ahli Gizi hingga Dokter Anak Jadi Dewan Pengarah

"Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang beredar dalam unggahan-unggahan tersebut. Informasi itu adalah hoaks," ujar Pigai dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Dia meminta masyarakat untuk tidak mempercayai dan tidak menyebarluaskan informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas serta tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Kementerian HAM menyebut klarifikasi tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya disinformasi yang dapat menyesatkan publik, terutama terkait isu-isu sensitif yang menyangkut kebijakan pemerintah dan penegakan hukum.

Beberapa unggahan di media sosial mencantumkan narasi yang menghubungkan Menteri HAM dengan pandangan tertentu mengenai kasus dugaan korupsi di BGN maupun penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi. Namun, seluruh narasi tersebut dipastikan bukan berasal dari pernyataan resmi Kementerian HAM.

Sebagai upaya menjaga akurasi informasi publik, Kementerian HAM mengimbau masyarakat untuk melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, khususnya yang mencatut nama pejabat publik atau lembaga negara.

Kementerian HAM juga meminta masyarakat merujuk pada kanal komunikasi resmi kementerian untuk memperoleh informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Kementerian HAM mengajak masyarakat berperan aktif menjaga ruang digital yang sehat dengan tidak membuat, menyebarkan, maupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi, guna mencegah penyebaran disinformasi dan menjaga kepercayaan publik terhadap informasi resmi pemerintah. (Ant)

Baca Juga :
Momen Nanik S Deyang Nangis Usai Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN
Istana soal Ketua Ombudsman Hery Susanto Dipecat: Kita Hormati
Perjalanan Karir Mayjen TNI Trenggono, Punya Karir Cemerlang di TNI AD Kini Dilantik Jadi Wakil Kepala BGN

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis Memburuk, Parlemen Beri Restu Presiden Gunakan Militer di Jalan
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemerintah Tunda Pembahasan Bea Keluar Batu Bara, Ini Alasannya
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dana Sudah Siap, 2.843 Lowongan Padat Karya di Jakarta Akan Dibuka Pekan Ini
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Berawan-Hujan Ringan di Mayoritas Kota Besar
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Mensesneg Tegaskan Tak Ada Rencana Pergantian Menteri Keuangan
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.