Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku DitangkapNasional | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 21:50Dengarkan Berita

SURABAYA, iNews.id – Aksi kejahatan jalanan di Kota Surabaya, Jawa Timur, kembali memakan korban jiwa. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Surabaya II meninggal dunia setelah sempat mengalami koma selama empat hari.

Korban diketahui bernama Widya Riskyanti (28), warga Indrapura, Kota Surabaya, sebelumnya kritis akibat terjatuh dan membentur aspal saat mempertahankan tasnya dari sasaran jambret di Jalan Kusuma Bangsa.

Setelah berjuang melewati masa kritis, Widya mengembuskan napas terakhir di RSUD dr Soetomo Surabaya pada Jumat (5/6/2026).

Diperoleh informasi, aksi penjambretan terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026. Saat kejadian, korban sedang melintas di kawasan Jalan Kusuma Bangsa. Tiba-tiba, sebuah sepeda motor yang dikendarai pelaku langsung memepet dan merampas paksa tas milik korban.

Refleks mempertahankan barang berharganya, korban kehilangan kendali atas kendaraannya hingga terjatuh dengan sangat keras. Benturan hebat pada aspal jalan membuat korban mengalami cedera otak berat di bagian kepala. 

Baca Juga:Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban

Meski tim dokter RSUD dr Soetomo telah melakukan tindakan operasi darurat, kondisi Widya terus menurun dan tidak sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepergian Widya meninggalkan duka yang teramat mendalam sekaligus menyisakan luka menganga bagi keluarga yang ditinggalkan. Di mata kerabatnya, sosok Widya bukan sekadar anak perempuan biasa, melainkan tulang punggung utama keluarga. Sejak sang ayah meninggal dunia setahun yang lalu, Widya yang memikul tanggung jawab besar untuk menafkahi ibunya serta membiayai sekolah kedua adiknya.

Kakak kandung korban, Isnaini, dengan mata berkaca-kaca mengaku sangat terpukul dan menuntut keadilan nyata atas kematian adiknya.

Dia sama sekali tidak menyangka, kakaknya harus berakhir tragis di tangan komplotan kriminal jalanan.

"Ya Allah, Widya itu tulang punggung kami. Dia masih harus membiayai sekolah adik-adiknya. Kok tega sekali pelakunya, Ya Allah," ucap Isnaini penuh isak tangis, Senin (8/6/2026).

Pihak keluarga kini mendesak aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya untuk segera bergerak cepat memburu dan meringkus seluruh komplotan pelaku yang terlibat. 

Baca Juga:Waisak 2570 BE Disemarakkan dengan Gerakan Ekoteologi dan Kepedulian Lingkungan

Dalam aksi kejahatan tersebut, pelaku berhasil membawa kabur tas korban yang berisi kartu identitas, kartu ATM, uang tunai, serta sejumlah dokumen dinas penting lainnya. 

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stadion Vancouver, Arena Pemecah Rekor di Piala Dunia 2026
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Di Tengah Perseteruan dengan Sarwendah, Ruben Onsu Ungkap Satu Nama yang Selalu di Sisinya
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Breaking News: Rudal Yaman Serang Israel
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
WFA untuk Dosen ASN: Solusi Modern atau Tantangan Baru?
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Sejarah untuk RI, Putra Tri Ramadani Raih Emas Lead World Climbing Series Prague
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.