CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kota Vancouver tengah bersiap menjadi pusat perhatian dunia menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Kanada sangat mengandalkan salah satu arena olahraga paling ikonik di pesisir baratnya, sebuah stadion megah berkapasitas 54.500 penonton yang berdiri strategis di tepi False Creek sehingga sangat mudah diakses oleh para suporter.
Di hari-hari biasa, stadion ini merupakan rumah yang familier bagi dua klub besar lokal, yaitu BC Lions dari pentas Canadian Football League dan Vancouver Whitecaps FC yang berlaga di Major League Soccer.
Namun, khusus untuk turnamen akbar ini, tempat yang sejatinya bernama BC Place tersebut harus menanggalkan nama komersialnya sesuai regulasi ketat FIFA demi menjaga netralitas dari sponsor korporat, dan akan resmi dikenal dengan nama Vancouver Stadium sepanjang turnamen.
Sejak pertama kali dibuka untuk umum pada 19 Juni 1983, bangunan kebanggaan masyarakat British Columbia ini memang sudah ditakdirkan untuk memecahkan rekor dunia.
Pada awal berdirinya, arena ini langsung dinobatkan sebagai struktur dalam ruangan dengan atap ditopang udara terbesar di jagat raya.
Wajah stadion ini kemudian berubah total setelah gelaran Olimpiade Musim Dingin 2010 berlalu, di mana pengelola memutuskan menutupnya selama 16 bulan demi proyek revitalisasi masif.
Fokus utamanya adalah mengganti model lama dengan teknologi atap yang dapat ditarik kabel fleksibel, yang setelah selesai langsung memecahkan rekor baru sebagai struktur atap retractable terbesar di dunia yang membuatnya mampu beradaptasi dengan cuaca ekstrem Kanada.
Kemegahan interiornya kian lengkap berkat keberadaan papan skor LED definisi tinggi jumbo yang menggantung di tengah stadion, menjadikannya papan monitor gantung terbesar kedua di kawasan Amerika Utara setelah Stadion AT&T di Texas.
Rekor dan sejarah panjang memang sudah melekat erat pada stadion ini, baik di panggung olahraga maupun hiburan internasional.
Stadion Vancouver tercatat sebagai struktur penyangga udara pertama yang sukses menggelar upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Musim Dingin XXI serta Paralimpiade Musim Dingin X pada tahun 2010, sekaligus menjadi stadion ketiga di Kanada yang pernah berfungsi sebagai stadion Olimpiade setelah Montreal dan Calgary.
Di lapangan hijau, tempat ini pernah memecahkan rekor kehadiran penonton tertinggi dalam sejarah kualifikasi Olimpiade wanita CONCACAF 2012 saat laga Amerika Serikat vs Kanada disaksikan langsung oleh 25.427 orang, sebelum akhirnya menjadi saksi bisu delapan pertandingan sengit Piala Dunia Wanita 2015, termasuk laga final antara Jepang dan Amerika Serikat.
Keunikan arsitekturnya juga mencetak sejarah baru pada olahraga hoki es di tahun 2014, ketika laga NHL Heritage Classic antara Ottawa Senators dan Vancouver Canucks menjadi pertandingan NHL pertama yang dimainkan di dalam stadion beratap buka-tutup.
Daya tarik stadion ini bahkan meluas hingga ke industri musik dunia, di mana konser-konser musisi papan atas kerap memecahkan rekor kehadiran penonton yang fantastis.
Penyanyi solo Ed Sheeran sempat menggegerkan publik saat konsernya sukses menyedot 65.061 pengunjung dalam satu malam, sebuah angka yang memecahkan rekor kehadiran absolut stadion dan mengalahkan catatan milik band rock legendaris, U2.
Tidak heran jika megabintang Taylor Swift juga terpikat dan memilih stadion megah ini sebagai lokasi sakral untuk menutup rangkaian tur dunia fenomenalnya, The Eras Tour, yang digelar selama tiga hari berturut-turut pada awal Desember 2024.
Kini, atmosfer magis tersebut siap diadopsi kembali untuk menyambut kemeriahan Piala Dunia 2026. Stadion Vancouver dijadwalkan menggelar tujuh pertandingan penting, yang terbagi menjadi lima laga sengit di fase grup dan dua pertandingan hidup-mati di babak gugur.
Pencinta sepak bola setempat dipastikan bakal memadati tribune demi memberikan dukungan penuh saat tim nasional Kanada melakoni dua laga kandang mereka.
Publik tuan rumah tentu menaruh harapan dan ekspektasi yang sangat besar, sebab jika tim nasional Kanada berhasil keluar sebagai juara Grup B, mereka dipastikan akan memainkan laga babak 32 besar dan 16 besar di stadion ini, sebuah skenario indah untuk memanfaatkan keunggulan kandang demi melaju sejauh mungkin di turnamen sepak bola terakbar di dunia.
Jadwal pertandingan Piala Dunia 2026 di Stadion Vancouver:
13 Juni 2026: Grup D - Australia vs Turki
18 Juni 2026: Grup B - Kanada vs Qatar
21 Juni 2026: Grup G - Selandia Baru vs Mesir
24 Juni 2026: Grup B - Swiss vs Kanada
26 Juni 2026: Grup G - Selandia Baru vs Belgia
2 Juli 2026: Babak 32 Besar - Pemenang Grup B vs Peringkat Ketiga Grup E/F/G/I/J
7 Juli 2026: Babak 16 Besar - Pemenang Laga ke-85 vs Pemenang Laga ke-87




