Liputan6.com, Jakarta - Kasus pembunuhan menggunakan sate beracun kembali terjadi di Jawa Tengah. Jika pada 2021, publik digegerkan tragedi sate sianida di Bantul menewaskan bocah 10 tahun, kini warga Desa Sindon, Kabupaten Boyolali, tewas setelah menyantap sate ayam dicampur racun tikus yang dikirim menantunya.
Aksi pembunuhan sadis ini dilakukan oleh PW (40) terhadap mertuanya, A (57). PW mengirim sate tersebut kepada korban melalui layanan pesan-antar pada Senin (18/5/2026) pukul 18.16 WIB.
Advertisement
Sebelum kejadian, PW diketahui tidak pernah mengirim makanan kepada korban. A meninggal dunia sehari kemudian, Selasa (19/5/2026).
"PW mengirim sate ayam kepada korban pada Senin (18/5) pukul 18.16 WIB melalui aplikasi GoSend. PW memesan menggunakan akun anak kedua korban," ujar Indrawan dalam konferensi pers di Mapolres Boyolali, Senin (8/6/2026).
Kematian A awalnya dianggap wajar. Namun, kecurigaan muncul dari anak kedua korban yang setiap pagi menitipkan anaknya ke rumah sang ibu. Saat datang, ia mendapati lampu rumah masih menyala dan tidak ada respons dari dalam. Warga kemudian membuka paksa pintu rumah.
"Awalnya saya mendapat informasi dari tetangga untuk melihat kondisi adik saya. Saat itu korban ditemukan di dalam rumah dalam posisi terlentang," ujar kakak korban, Widodo (61).




