Erick menilai semakin banyak pelatih berpengalaman yang berkarier di Indonesia akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas liga dan pembinaan sepak bola nasional.
"Bagus dong. Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 kalau tidak salah. Target kita kalau bisa 10 besar," kata Erick seperti dilansir Antara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6).
Erick Thohir Ingin Liga Indonesia Tembus 10 Besar Asia
Erick menegaskan bahwa perkembangan Liga Indonesia saat ini menunjukkan tren positif. Selain mengalami peningkatan peringkat di Asia, kompetisi domestik juga dinilai semakin menarik dari sisi komersial.
"Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara," ujar Erick.
Ia berharap kehadiran pelatih-pelatih berkualitas seperti Shin Tae-yong dapat mempercepat peningkatan standar kompetisi nasional sehingga target menembus 10 besar liga terbaik Asia dapat terwujud.
Menurut Erick, kemajuan liga merupakan fondasi penting dalam membangun kekuatan tim nasional Indonesia di berbagai kelompok usia.
"Ya jadi makin banyak coach bagus ke liga, kualitas liga makin bagus. Mudah-mudahan liga tembus 10 besar dan tentu itu menjadi bagian fundamental pengembangan tim nasional," lanjutnya.
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Baru Persija
Persija Jakarta secara resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6).
Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menjadi tim keempat yang ditangani pelatih asal Korea Selatan tersebut setelah meninggalkan jabatan pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025.
Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Shin ke sepak bola Indonesia setelah lebih dari satu tahun berkarier di negaranya.
Karier Shin Tae-yong Setelah Tinggalkan Timnas Indonesia
Setelah kontraknya bersama Timnas Indonesia berakhir pada awal 2025, Shin sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan.
Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Director of Football Seongnam FC selama empat bulan sebelum menerima tawaran melatih Ulsan HD.
Bersama Ulsan HD, Shin mencatatkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan dari 10 pertandingan sebelum akhirnya menerima pinangan Persija.
Warisan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia
Meski tidak berhasil mempersembahkan trofi selama lima tahun menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong meninggalkan sejumlah pencapaian penting yang dianggap sebagai tonggak kemajuan sepak bola nasional.
Di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil meloloskan tiga kelompok usia tim nasional ke putaran final Piala Asia. Timnas senior juga mencatat sejarah dengan menembus babak 16 besar Piala Asia 2023.
Baca juga: Shin Tae-yong Beberkan Ambisi Besarnya Bersama Persija Jakarta
Selain itu, Timnas U-23 berhasil finis di peringkat keempat Piala Asia U-23 2024, sementara Timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia sekaligus mengamankan tiket ke Piala Asia 2027.
Peringkat FIFA Indonesia juga mengalami peningkatan signifikan, dari posisi 173 dunia menjadi 129 dunia selama masa kepelatihannya.
Secara keseluruhan, Shin memimpin Timnas Indonesia dalam 57 pertandingan dengan catatan 26 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 17 kekalahan. Selain tim senior, ia juga menangani Timnas U-19, U-20, dan U-23 selama masa pengabdiannya di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





