Helikopter Apache Jatuh, AS Kembali Serang Iran

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan mulai melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran. Mereka menambahkan bahwa serangan itu merupakan respons terhadap jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS akibat ditembak militer Iran kemarin. 

Kantor berita Mehr Iran melaporkan bahwa penduduk dan sumber di Pelabuhan Sirik dan desa-desa sekitarnya mendengar beberapa ledakan di daerah tersebut malam ini. 

Baca Juga
  • Sebuah Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Misterius di Selat Hormuz
  • Bertengkar dengan Netanyahu, Pura-Pura Trump Usai Gagal dalam Perang Melawan Iran?
  • Ini Pesan di Balik Gempuran Rudal Iran ke Israel dalam Operasi Nasr

Kantor berita Fars Iran melaporkan beberapa ledakan terdengar di wilayah timur provinsi Hormozgan, termasuk di Kuhestak, Sirik dan Minab. Sumber juga melaporkan aktivitas pertahanan udara di beberapa bagian provinsi tersebut, tambahnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Trump meremehkan jatuhnya helikopter AS, dan mengatakan bahwa hal itu bukan masalah besar. “Pilotnya baik-baik saja,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa rincian insiden tersebut “jauh berbeda dari yang Anda kira”. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut. Awak helikopter mendapat perawatan medis dan dalam kondisi stabil. Sebelumnya, Trump mengunggah di akun Truth Social-nya bahwa “Amerika Serikat harus, karena kebutuhan, menanggapi serangan ini”.

Sementara pihak Iran menyatakan jatuhnya Apache AS adalah karena insiden yang tak disengaja.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah menanggapi serangan terhadap Iran, dengan mengatakan kepada AS untuk “meninggalkan wilayah kami jika Anda ingin aman”. 

“Meskipun mengalami kekalahan di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami,” Araghchi menulis di X. “Angkatan Bersenjata kami yang Kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman tidak terjawab.”

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Umat Hadiri Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Warganet Lirik Mobil Listrik, tetapi Terganjal Pajak
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Shin Tae-yong Resmi ke Persija, Erick Thohir Sebut Liga Indonesia Makin Berkualitas
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Luhut Lapor Hasil Survei Program MBG ke Prabowo, Apa Hasilnya?
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.