Dedi Mulyadi Soroti Pesta Gay di Karawang, Ngaku Bakal Ambil Langkah Nyata hingga Tawarkan Barak Militer!

grid.id
10 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti pesta gay di Karawang. Dedi mengaku akan mengambil tindakan tegas hingga menawarkan pembinaan barak militer.

Seperti diketahui, baru-baru ini viral video pesta gay atau kelompok sesama jenis di Karawang. Dalam video singkat yang beredar, terlihat sejumlah pasangan pria saling berpelukan mesra tanpa menghiraukan pengunjung lain di sebuah tempat hiburan malam.

Mengetahui video tersebut, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, langsung mengambil tindakan tegas. Aep menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak pemilik tempat hiburan malam yang bersangkutan.

Tak hanya Aep, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti pesta gay di Karawang. Dedi meminta agar pemerintah kabupaten Karawang mengambil langkah tegas dalam merespons peristiwa tersebut.

“Dari sisi aspek wilayah, Bupati sudah menyampaikan katanya tidak ada tempat bagi kaum gay di Karawang. Tinggal Bupati dan seluruh jajaran melakukan tindakan yang lebih nyata,” ujar Dedi, Selasa (9/6/2026) dilansir dari TribunJabar.ID.

Dedi mengaku akan memperbaiki meskipun yang terlibat masih pelajar maupun masyarakat biasa. Dedi menyebut pemerintah akan mencari pendekatan penanganan sosial melalui lembaga yang dinilai dapat melakukan penanganan terhadap perilaku menyimpang.

“Kalau itu adalah siswa, maka kami wajib memperbaiki. Kalau itu masyarakat, ya mungkin juga saya harus memperbaiki,” katanya.

“Nanti kami cari di lembaga siapa yang bisa menyembuhkan kaum gay,” katanya.

Tak main-main, Dedi mengaku akan membuka opsi pendekatan penanganan melalui pelibatan fasilitas pembinaan yang lebih ketat, termasuk barak militer.

“Ya mudah-mudahan barak militer bisa menyelesaikan gay,” ucapnya.

 Selain Dedi Mulyadi soroti pesta gay di Karawang, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh juga memberi reaksi tegas terkait dugaan pesta gay di Karawang tersebut. Menurutnya, aktivitas itu telah melanggar norma sosial dan agama di wilayahnya.

"Nah, jadi hal-hal yang kayak gitu tidak patutlah, tidak wajarlah, tidak elok saya pikir," papar Aep Syaepuloh kepada awak media, Senin (8/6/2026) dilansir dari TribunJateng.com.

Aep juga meminta para pengusaha hiburan untuk menghormati nilai-nilai lokal Kabupaten Karawang yang dikenal religius. Ia juga meminta pemilik usaha untuk aktif menjaga kondusivitas lingkungan.

"Kalian sudah kita berikan keleluasaan dan toleransi. Jadi tolong dijaga juga."

"Karawang ini kota santri, banyak pesantren di daerah kita. Hal-hal seperti itu tidak patut, tidak wajar, dan tidak elok," ucapnya tegas.

Lebih lanjut, Aep meminta agar masyarakat tidak main hakim sendiri saat mengetahui peristiwa tersebut. Ia meminta agar masyarakat lapor pada Satpol PP atau pihak berwajib.

"Kalau memang nanti sudah dikasih tahu satu kali, dua kali, tiga kali masih terjadi, kenapa tidak kita minta untuk dicabut izinnya."

"Saya akan menyampaikan juga ke pusat, karena sebagian perizinan memang menjadi kewenangan pemerintah pusat," tegas Aep.

Sementara itu, pihak manajemen tempat hiburan itu berjanji akan memperketat pengawasan di area dalam agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Kalau kejadian seperti itu, dari pihak kami, dari guard pun sudah tahu sebenarnya. Cuman kan sudah diberi teguran dan disuruh keluar untuk pulang. Tapi untuk viral, ya kita tahunya kan keesokan harinya," ucap Manajer Operasional Theatre Night Mart, Tommy Wijaya.

"Saya mewakili manajemen meminta maaf dan berjanji tidak ada kejadian seperti itu lagi," ucapnya. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Khofifah Buka Expo Konstruksi dan Kukuhkan Forum Jasa Konstruksi Jatim 2026
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov Sumut Imbau Pengusaha Sawit dan PKS Jaga Stabilitas Harga TBS
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Office Boy pada Pusaran Kasus Korupsi Silmy Karim Cs dan Muara Enim
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Pakar Ungkap Ancaman “Bom Waktu” Energi
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kapolri Tegaskan Kompolnas Jadi Mitra Strategis untuk Perkuat Pembenahan dan Reformasi Polri
• 31 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.