Prabowo Minta Menkes Perluas Cek Kesehatan Gratis hingga Perkuat Penanggulangan TBC

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Menkes diminta mempercepat transformasi kesehatan nasional, memperluas Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga perkuat penanggulangan TBC (Tuberkulosis).

Prabowo Minta Menkes Perluas Cek Kesehatan Gratis hingga Perkuat Penanggulangan TBC. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mempercepat transformasi kesehatan nasional, memperluas Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga perkuat penanggulangan TBC (Tuberkulosis).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 10 Juni 2026 mengatakan Menkes melaporkan kepada Presiden terkait hasil nyata perkembangan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win, serta program unggulan lainnya di bidang kesehatan yang sudah dapat diakses oleh masyarakat.

Baca Juga:
Menkes Pastikan Risiko Penyebaran Ebola ke Indonesia Masih Rendah, Ini Penjelasannya

Seskab m menyebut PHTC pertama terkait dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah dilaksanakan pemeriksaan kepada lebih dari 70 juta penduduk pada 2025. Sementara itu, di 2026 ini telah menjangkau lebih dari 42,3 juta peserta di 38 provinsi di Tanah Air.

“Tidak hanya berhenti pada deteksi dini, program CKG mulai tahun ini memprioritaskan upaya pengobatan dan penyembuhan oleh petugas Puskesmas dengan pemberian obat dan monitoring secara gratis kepada masyarakat yang mengalami hipertensi dan diabetes,” ujar Seskab.

Baca Juga:
Menkes Ingin Perluas Layanan Skrining dan Pengobatan Hepatitis B hingga Puskesmas

Lebih lanjut, Seskab mengatakan untuk PHTC kedua mencakup penanggulangan TBC. Menurut Seskab, sejak diluncurkan tahun lalu, program ini berhasil menekan estimasi jumlah kasus TBC di tahun ini menjadi 1,08 juta kasus atau turun dari 10,9 juta kasus seiring dengan semakin agresifnya pendeteksian kasus di masyarakat.

“Semakin banyak yang terdeteksi maka semakin mudah dan cepat pula untuk diobati. Inovasi penanggulangan TBC tahun ini terdiri dari integrasi deteksi dengan CKG, layanan one-stop service atau OSS di mana pelayanan skrining, diagnosis, dan pengobatan TBC dilakukan di satu Puskesmas pada hari yang sama,” imbuh Seskab.

Baca Juga:
Belum Ada Kasus Ebola di Indonesia, Kemenkes Tetap Tingkatkan Pengawasan dan Skrining

Selain itu, Seskab juga menjelaskan bahwa PHTC ketiga mengenai peningkatan kualitas layanan di 66 RSUD di daerah tertinggal, terluar dan terpencil (3T), atau RSUD naik kelas dari Kelas D ke Kelas C dengan layanan yang lebih lengkap. Teddy menyebut di 2025, 20 dari 22 RSUD sudah selesai dibangun, 10 di antaranya telah operasional. 

“Di tahun 2026, 14 dari 20 sudah mulai dibangun, dan di tahun 2027, masih ada 24 RSUD dalam perencanaan,” lanjutnya

Seskab juga mengatakan bahwa selain PHTC, Menkes juga melaporkan program unggulan lainnya yang mencakup pendistribusian 905 alat kesehatan utama ke 258 Kabupaten/Kota. “Alat utama tersebut terdiri dari Cathlab, CT Scan, Mamografi, MRI dan Linac,” ujar Seskab.

Menutup keterangannya, Seskab Teddy mengatakan bahwa pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat Jayapura di Papua yang telah selesai dan siap diresmikan oleh Presiden Prabowo juga turut dilaporkan. Rumah sakit ini nantinya tidak hanya menjadi hub untuk kawasan timur Indonesia, tapi juga untuk kawasan Pacific dan Oceania. 

Selain itu, Menkes juga melaporkan perkembangan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat di Riau yang sudah mencapai 85 persen dan ditargetkan dapat diresmikan di Desember 2026. Rumah Sakit ini diharapkan dapat mengurangi masyarakat di Riau dan sekitarnya berobat ke luar negeri.

“Untuk rencana ke depan, Menkes juga melaporkan upaya untuk merevitalisasi RSUD di 514 Kabupaten/Kota beserta tata kelolanya dan juga program revitalisasi 10.000 Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di seluruh kecamatan & kelurahan,” ujar Seskab.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Terancam Kehilangan Hak Asuh Thalia dan Thania Buntut Berkonflik dengan Ruben Onsu? Komnas PA Bilang Begini
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
BRIN Gandeng 4 Pabrikan Uji Colokan Fast Charging Motor Listrik
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Akses Ilegal CCTV Inara Rusli Mandek, Kuasa Hukum Desak Polri Segera Tetapkan Tersangka
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Kemendag Terapkan Ekspor Batu Bara Bertahap Melalui BUMN, PT Danantara Jadi Eksportir Tunggal Mulai 2027
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Naik 0,34%, Rupiah Pagi Ini Balik ke Level Rp17 Ribu
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.