Paparan Polusi Udara Saat Hamil Bisa Ganggu Perkembangan Janin

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perubahan iklim yang memicu gelombang panas semakin memperburuk kualitas udara di berbagai wilayah. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat secara umum, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap kelompok rentan, terutama ibu hamil, janin, dan bayi baru lahir.

Dokter spesialis anak sekaligus Anggota Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim IDAI, Dr dr Riyadi, menyatakan paparan polusi udara prenatal dapat mengganggu perkembangan janin sejak dalam kandungan. Menurutnya, polutan udara seperti partikel halus PM2.5 dan PM10 dapat menembus sawar plasenta.

Baca Juga
  • Studi Ungkap Polusi Udara RI Memburuk Setelah China Larang Impor Limbah Plastik
  • Laporan WHO: Lingkungan tak Sehat Picu 1,7 Juta Kematian Anak Setiap Tahun
  • Tiket Konser BTS di Jakarta Dijual Mulai Hari Ini, Begini Cara Belinya

"Kondisi ini membuka jalan bagi zat berbahaya masuk ke lingkungan janin dan memicu berbagai gangguan biologis yang kompleks selama masa kehamilan," kata dr Riyadi dalam webinar yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (9/6/2026).

Secara mekanisme biologis, kata dr Riyadi, paparan tersebut juga menimbulkan stres oksidatif dan inflamasi pada tubuh ibu dan janin. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya senyawa pemicu peradangan yang dapat mengganggu perkembangan plasenta dan pertumbuhan janin.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut dr Riyadi, gangguan pada plasenta tersebut dapat berlanjut pada terganggunya organogenesis, sistem imun, serta proses maturasi paru pada janin. Dengan kata lain, paparan polusi tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan fungsi organ vital sejak fase awal kehidupan.

Dari sisi klinis, berbagai studi menunjukkan dampak serius dari kondisi ini. Paparan polusi udara prenatal dikaitkan dengan peningkatan risiko prematuritas, bayi berat lahir rendah, pertumbuhan janin terhambat, hingga kematian neonatal.

"Penelitian lain juga menemukan bahwa paparan PM10 dan ozon pada trimester pertama kehamilan dilaporkan dapat menurunkan berat lahir bayi. Sementara itu, paparan sulfur dioksida pada trimester kedua dapat meningkatkan kadar TNF-a pada ibu dan berujung pada penurunan berat janin," ujar dr Riyadi.

Selain itu, polutan lain seperti logam berat, karbon hitam, dan nitrogen dioksida juga berkontribusi terhadap gangguan metabolisme janin. Dokter Riyadi juga menyoroti adanya perubahan epigenetik, termasuk gangguan mikroRNA, yang dapat memengaruhi perkembangan anak dalam jangka panjang. Dampaknya tidak berhenti pada masa kehamilan, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan metabolik dan infeksi sejak dini.

Kombinasi peningkatan PM2.5 dan suhu akibat perubahan iklim disebut dapat meningkatkan tekanan darah janin serta kadar kortisol pada ibu hamil. Kondisi ini kemudian berkaitan dengan peningkatan risiko preeklampsia pada trimester ketiga kehamilan.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Timur Tengah Memanas Lagi, AS dan Iran Saling Serang
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Kemendiktisaintek Cabut Sanksi Kepada Stikom Bandung
• 45 menit lalurepublika.co.id
thumb
Harga Pertamax Naik, Pemerintahdan DPR Kaji Pemberian Stimulus 
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Suntikan Dana Rp20 Triliun untuk BPJS Tunggu Perpres
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Asmo Sulsel Kampanye #Cari_Aman Menyasar Generasi Muda di SMPN 1 Gowa
• 4 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.