REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (Lldikti) Wilayah IV resmi mencabut sanksi administratif Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Bandung. Pencabutan sanksi itu tertuang dalam surat L2Dikti wilayah IV Jabar-Banten Nomor 3097/LL4/PJ/2026 tertanggal Senin 25 Mei 2026.
Kepala L2Dikti Wilayah IV Jabar-Banten Dr. Lukman mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi dan validasi terhadap dokumen perbaikan yang dilakukan Stikom Bandung, sanksi administratif telah dicabut. ‘’Kami telah mencabut sanksi administratif terhadap Stikom Bandung,’’ ujarnya.
Meski demikian, pihaknya akan kembali mengevaluasi jika di kemudian hari terjadi pelanggaran. Kata Lukman, status ini menandai babak baru bagi Stikom Bandung untuk kembali melakukan penguatan akademik dan pelayanan mahasiswa.
Lukman mengapresiasi komitmen dan kerja keras seluruh civitas akademika Stikom Bandung, yang telah menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan proses evaluasi. Lebih dari itu, Stikom Bandung siap melanjutkan kiprahnya mencetak sumberdaya manusia andal di bidang komunikasi.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ketua Stikom Bandung Dr. Dedy Djamaluddin Malik menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bimbingan L2Dikti IV selama proses evaluasi. Stikom Bandung menganggap momentum ini sebagai pemacu semangat untuk menjaga mutu internal secara lebih ketat.
Menurut dia, pencabutan sanksi ini menjadi bukti nyata komitmen Stikom Bandung terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas pendidikan. ‘’Kami menjadikan dinamika ini sebagai pelajaran berharga untuk bertransformasi menjadi institusi yang lebih akuntabel, transparan, dan berdaya saing tinggi,’’ tuturnya.
Saat ini, pihaknya akan fokus mengakselerasi program-program strategis, inovasi perkuliahan, dan penguatan kolaborasi industri demi masa depan mahasiswa.
Pada kesempatan terpisah, Rektor Unpad periode 2007-2017 Prof Ganjar Kurnia menanggapi positif atas pencabutan sanksi kepada Stikom Bandung. Menurut dia, dari sudut pengakuan masyarakat, Stikom Bandung sudah teruji banyak melahirkan lulusan kompeten.
Dengan keluarnya keputusan resmi ini, seluruh aktivitas akademik, proses penerimaan mahasiswa baru, dan proses administrasi di Stikom Bandung berjalan normal 100 persen. Stikom Bandung mengundang masyarakat, khususnya para calon mahasiswa untuk tidak ragu menjadi bagian dari kampus pelopor ilmu komunikasi di Jabar ini.