Picu Polemik, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Ende NTT Disetop Sementara

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kodam IX/Udayana membantah prajurit TNI mengintimidasi, melakukan penggusuran paksa hingga merusak sekolah terkait rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Neowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Dia pastikan, kabar itu tidak sesuai fakta di lapangan.

"Tidak terdapat tindakan intimidasi, kekerasan fisik, maupun upaya penggusuran paksa oleh personel TNI terhadap masyarakat maupun fasilitas pendidikan di lokasi kejadian," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution di Denpasar, Rabu (10/6/2026) dikutip dari Antara.

Advertisement

BACA JUGA: Hakim Bacakan Vonis 4 TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini

Dia menjelaskan cerita sebenarnya di balik viral video anggota TNI di sekitar SD Negeri Wolomoni di Desa Niowula. Peristiwa yang viral tersebut berawal dari kendala teknis saat mobilisasi alat berat berupa ekskavator menuju lokasi pembangunan KDMP yang berada di lahan hibah masyarakat di belakang SDN Neowula.

"Akses jalan desa yang sempit serta adanya struktur penyangga atap sekolah yang berada pada jalur manuver alat berat menyebabkan dilakukan penyesuaian teknis di lapangan," katanya.

Penyesuaian tersebut dilakukan dengan memotong sebagian tiang penyangga yang berada di area akses jalan.

Langkah itu telah dikoordinasikan sebelumnya dengan Kepala Desa Neowula dan Komite Sekolah agar alat berat dapat melintas tanpa merusak bangunan utama sekolah.

Keterangan serupa juga disampaikan Kepala Desa Neowula, Vinsensius Papa.

Ia menjelaskan akses yang digunakan merupakan jalan desa yang berimpitan dengan bangunan sekolah sehingga diperlukan penyesuaian teknis yang nantinya akan diperbaiki kembali.

Mengenai keberadaan Babinsa di lokasi, Amrizal menegaskan Sertu Hermin hadir atas permintaan kepala desa untuk membantu pengamanan sekaligus memediasi warga guna mencegah ketegangan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kodam IX/Udayana juga membantah narasi yang berkembang di media sosial mengenai adanya penggusuran paksa maupun tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JK: Indonesia Butuh Iptek dan Wirausaha Hadapi Ketidakpastian Global
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Timnas Indonesia Gasak Mozambik di FIFA Matchday, Luciano Leandro Soroti Kematangan Taktis Skuad Garuda
• 3 jam lalubola.com
thumb
Dolar Melambung, Pedagang Pasar Senen Rasakan Daya Beli Masyarakat Turun
• 17 jam laludisway.id
thumb
Rutinitas Sederhana Memulai Hari dengan Tenang, Bye-Bye Stres
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
DEN Kaji Swasta Bisa Danai Cadangan Penyangga Energi, Pakai Tangki yang Nganggur
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.