Kapolri Sebut Kompolnas Bukan Lembaga Menakutkan tapi Penyayang Polri

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bukanlah lembaga yang menakutkan bagi institusi Polri melainkan lembaga yang menyayangi kepolisian.

"Kami rasakan bahwa Kompolnas itu bukan merupakan sesuatu yang menakutkan bagi kami, justru kami merasakan bahwa dengan adanya Kompolnas kami memiliki suatu institusi yang sangat sayang kepada Polri dengan caranya Kompolnas selalu hadir untuk kemudian meluruskan termasuk mengoreksi dan mengevaluasi," kata Listyo dalam Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Kompolnas di Ancol, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Revisi UU Polri Mestinya Atur Penguatan Kompolnas

Listyo menjelaskan, kehadiran Kompolnas selama ini sangat membantu Polri dalam menghadapi berbagai situasi sulit, terutama sebagai mekanisme checks and balances.

Adanya pendampingan dari Kompolnas dinilai Sigit efektif menekan potensi risiko penyimpangan atau pelanggaran di internal kepolisian.

Selain memberikan masukan dan rekomendasi perbaikan, Kompolnas juga berperan penting dalam menjembatani komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Ketika muncul kasus-kasus yang menjadi perhatian publik, kehadiran Kompolnas membantu memberikan penjelasan yang objektif sehingga masyarakat menjadi lebih paham.

Baca juga: Aturan soal Kompolnas Masuk dalam Draf RUU Polri

Kerja sama erat ini juga mencakup pengawasan pada agenda-agenda krusial internal Polri.

Kapolri membeberkan bahwa Kompolnas aktif terlibat mulai dari mengklarifikasi keluhan masyarakat, mengasistensi kasus menonjol, mengawasi sidang-sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), hingga melakukan penilaian kinerja pada satuan kerja (satker) di tingkat daerah maupun Mabes Polri.

Lebih lanjut, kolaborasi ini juga menyentuh aspek reformasi kultural, salah satunya dalam pengawasan ketat proses rekrutmen anggota Polri seperti Akademi Kepolisian (Akpol).

Baca juga: Kompolnas Akan Jadi Lembaga Pengawas Independen, Bukan Jubir Polri

Kapolri menegaskan komitmennya bersama Kompolnas untuk menjaga transparansi dan meniadakan kuota khusus untuk masuk Polri demi kebaikan institusi ke depan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Melalui sinergi yang terus berjalan erat ini, Kapolri berharap institusi yang dipimpinnya dapat terus berbenah secara manajerial dan kelembagaan demi memenuhi harapan besar masyarakat pasca-reformasi.

"Namun yang jelas Kompolnas hadir dalam posisi ingin agar institusi Polri ini betul-betul bisa terjaga," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaji PPPK & PPPK Paruh Waktu Masuk RAPBN 2027, Nur: Sah Jadi ASN
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Presiden tegaskan nasionalisme jadi motor utama pertumbuhan ekonomi
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Ruben Onsu Kaget saat Dituduh Pencitraan Oleh Anak Sendiri, Sosok Ini Diduga Beri Pengaruh Buruk
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Beredar 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Jakbar bidik penguatan keadilan sosial lewat anggaran responsif gender
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.