Sembako di Kopdes Merah Putih Diklaim Lebih Murah: Minyakita Rp 15.700, LPG 3 Kg Rp 16.000

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari mengungkapkan harga sejumlah komoditas di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berada di bawah harga yang umum ditemui di pasaran.

“MinyaKita, misalnya, yang selama ini dijual Rp 21.000 di pasaran, di gerai KDKMP harganya Rp 15.700. Selisih Rp5.300 per pouch,” kata Qodari dalam jumpa pers di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Selain itu, elpiji 3 kilogram yang umumnya dijual sekitar Rp 20.000 di pasaran, di KDKMP dipasarkan dengan harga Rp 16.000 per tabung atau lebih murah Rp 4.000.

Baca juga: MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Purbaya

Qodari menyebutkan, selisih harga itu akan menjadi stimulus untuk menggerakan roda perekonomian di tingkat mikro.

“Selisih harga ini bukan sekadar angka, ini stimulus ekonomi mikro yang nyata bagi jutaan keluarga di Indonesia,” ujar dia.

Ia menjelaskan, setiap unit KDKMP secara bertahap dilengkapi dengan gerai sembako, gudang logistik, layanan simpan pinjam, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Seluruh gerai beroperasi setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan menyesuaikan kondisi di masing-masing daerah.

Baca juga: TNI Klarifikasi soal “Babinsa Lebih Utamakan Kopdes daripada Sekolah di NTT”

Qodari kemudian memaparkan perhitungan potensi penghematan yang bisa dinikmati masyarakat apabila kebutuhan minyak goreng dan elpiji dibeli melalui KDKMP.

Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Badan Pusat Statistik (BPS), Qodari mengatakan, rata-rata rumah tangga yang terdiri dari tiga hingga empat anggota keluarga mengonsumsi sekitar empat tabung elpiji tiga kilogram dan empat liter minyak goreng setiap bulan.

Sementara itu, berdasarkan data pemutakhiran pendataan keluarga 2025 dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, jumlah keluarga di Indonesia mencapai sekitar 74 juta.

Dengan asumsi tersebut, Qodari memperkirakan penghematan dari pembelian elpiji 3 kilogram dapat mencapai sekitar Rp 14,2 triliun per tahun.

Angka itu dihitung dari konsumsi empat tabung per bulan per keluarga dengan selisih harga Rp 4.000 per tabung.

Adapun penghematan dari pembelian minyak goreng diperkirakan mencapai sekitar Rp 18,82 triliun per tahun, berdasarkan konsumsi empat liter per bulan per keluarga dan selisih harga Rp 5.300 per liter.

Baca juga: Bantah TNI Gusur Sekolah untuk Kopdes Merah Putih, KSAD: Enggak Mungkin Seekstrem Itu

“Jadi dengan KDKMP ini masyarakat Indonesia secara total mendapatkan keringanan atau penghematan Rp 33 triliun per tahun,” ujar dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Qodari menilai penghematan tersebut akan terasa langsung bagi masyarakat, terutama keluarga yang harus mengatur pengeluaran rumah tangga secara cermat setiap bulan.

Menurut dia, manfaat itu bukan hanya perhitungan di atas kertas, melainkan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat melalui harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Bagaimana dengan Pertalite?
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Kejati Jabar Geledah Kantor DPRD Indramayu, 20 Saksi Diperiksa
• 15 menit lalukompas.id
thumb
Islah Bahrawi Penuhi Panggilan Polisi Soal Video Pemakzulan Presiden
• 3 jam laludisway.id
thumb
Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Masyarakat Diimbau Waspadai Munculnya Berbagai Penyakit
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Presiden Prabowo Terima Pimpinan TNI, Bahas Program Strategis Listrik Papua hingga Air Bersih untuk Warga
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.