Menhan Sebut Anggaran Kementeriannya Tak hanya untuk Pertahanan, juga untuk Bangun Jembatan

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Tugas-tugas dinamis tersebut, yaitu untuk mendukung pemerintah di dalam hal pembangunan sarana dan prasarana.

Menhan Sebut Anggaran Kementeriannya Tak hanya untuk Pertahanan, juga untuk Bangun Jembatan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyebut jika tambahan anggaran pagu indikatif pada 2027 yang diajukan tidak hanya berfokus pada kebutuhan terkait sistem pertahanan saja. Tapi, juga dibutuhkan untuk tugas-tugas membantu pemerintah.

"Dan kita juga harus siap untuk menghadapi dinamika tugas yang menurut undang-undang TNI ada beban tugas yang harus kita laksanakan untuk mendukung tugas-tugas pemerintah, di samping tugas-tugas sistem pertahanan negara," kata Menhan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga:
Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Eks Menhan Ryamizard Ryacudu

Tugas-tugas dinamis tersebut, yaitu untuk mendukung pemerintah di dalam hal pembangunan sarana dan prasarana. Dia pun menyinggung banyaknya kerusakan infrastruktur dampak bencana alam.

"Yang kita sudah ketahui bekas akibat dari bencana alam. Jadi sekarang TNI juga sedang menjalankan tugas untuk membangun jembatan dan sebagainya," ujarnya.

Baca Juga:
Prabowo Terima Kunjungan Menhan Qatar di Istana Merdeka, Ini yang Dibahas

Khusus untuk sistem pertahanan, kata dia, Kemhan bersama TNI saat ini tengah fokus untuk menguatkan sejumlah Provinsi sebagai titik berat Nasional atau Center of Gravity (CoG).

"Baik itu di Papua dan juga di beberapa tempat lain. Ini memerlukan pembangunan kekuatan," ujarnya.

Baca Juga:
Menhan Sjafrie Ajukan Tambahan Pagu Indikatif 2027  Rp195 Triliun

Adapun Komisi I DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran pagu indikatif 2027 yang dilayangkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.

Sebagai mitra kerja, Komisi I DPR akan meneruskan usulan tersebut kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Dalam usulannya, Kemhan mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp195 triliun. Sebelumnya, pagu indikatif yang disetujui Kemenkeu dan Bappenas sebesar Rp139 triliun.

"Tambahan ini tentu bukan Komisi I yang menentukan, tetapi Komisi I menyetujui dan mendukung usulan tambahan itu untuk diteruskan ke Badan Anggaran," kata Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto usai rapat tertutup, Rabu (10/6/2026).

Utut mengungkap alasan disetujuinya tambahan anggaran ini lantaran Komisi I DPR melihat jika pagu indikatif 2027 untuk Kemhan dan TNI ini terlihat memang mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu kita gedok di tanggal 19 September 2025, besar anggaran Kementerian Pertahanan adalah Rp187 triliun," katanya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apple Perkenalkan iOS 27 di WWDC 2026, Ini Fitur Baru dan Daftar iPhone yang Kompatibel
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pelatih Mozambik akui timnas Indonesia sangat kuat
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Musen VIII Dewan Kesenian Dilaksanakan, Pemkab Kotabaru Dukung Kemajuan Seni Budaya
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Indonesia Ajukan Sawit hingga Kopi agar Tak Dikenai Tarif Impor Hasil Investigasi AS
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Sate Beracun di Boyolali Bukan Pertama Kalinya Terjadi, Pernah Ada Pula di Yogyakarta
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.