Liputan6.com, Jakarta - Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat mendatangi kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Tugu Tani Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).
Kedatangan mereka guna menyuarakan kritiknya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang eksekusinya dinilai gagal total, mulai dari peristiwa keracunan massal hingga korupsi.
Advertisement
Aksi mereka terbilang unik, tidak hanya bersuara menggunakan pengeras suara namun juga membawa sejumlah alat dapur seperti panci dan ompreng MBG sebagai bentuk protes.
Mereka juga menggunakan aksi teatrikal dengan menyegel kantor BGN dengan tali kuning hitam tanda bahwa operasional kantor tersebut layak dihentikan.
Aksi tersebut sontak menyedot perhatian pengendara kendaraan bermotor yang terjebak macet di lampu merah. Mereka yang ikut kontra dengan program MBG langsung ikut berpartisipasi dengan menyuarakan klakson.
"MBG enggak guna, hentikan programnya! MBG enggak guna, lebih penting pendidikan," teriak seorang pengemudi motor sambil mengangkat tangan dan membunyikan klakson.
Sebagai informasi, pasca Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewijk Pusung ditangkap, Nanik Deyang masuk menggantikan dan mengisi posisi sebagai kepala BGN yang baru dengan didampingi Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai wakilnya.




