Kapolri Sebut SPPG Polri jadi Percontohan, Hingga Dilirik Rockefeller Foundation

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri sebagai model pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengklaim fasilitas milik Polri mendapat apresiasi hingga sempat ditinjau Rockefeller Foundation.

“Beberapa program kebijakan strategis pemerintah ini saya sampaikan di sini agar ini juga kemudian menjadi perhatian bersama karena memang Polri juga ikut di dalamnya untuk ikut mengawal agar program tersebut berhasil, tentunya dengan berbagai macam evaluasi yang ada,” ujar Sigit saat memberi sambutan dalam Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Kompolnas Polri 2026 di Ancol, Jakarta Utara, Rabu (10/6).

Rockefeller Foundation merupakan yayasan amal internasional yang didirikan pada tahun 1913 oleh pengusaha minyak Amerika Serikat, John D. Rockefeller. Yayasan ini fokus mendanai dan mendukung program-program di berbagai negara dalam hal kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan lain-lain.

Ia menyinggung kritik terhadap program MBG, mulai dari isu pemborosan hingga kasus keracunan makanan di sejumlah tempat. Namun, menurut dia, Polri berupaya menunjukkan pelaksanaan yang baik melalui SPPG.

“Namun alhamdulilah terkait dengan isu MBG yang menimbulkan pro dan kontra, di satu sisi karena ini dianggap pemborosan, Polri bisa hadir untuk kemudian tampil menjadi SPPG yang bisa menunjukkan SPPG dengan kualitas yang baik. Pada saat yang lain keracunan, Polri menunjukkan yang baik dan mendapatkan apresiasi dari Bapak Presiden. Terima kasih untuk seluruh rekan-rekan,” ujarnya.

Sigit bahkan menyebut SPPG Polri sempat dilirik Rockefeller Foundation untuk melihat langsung model pelaksanaannya.

Menurut Sigit, ke depan pemerintah tinggal memastikan pelaksanaan SPPG tepat sasaran agar persoalan pemborosan dan keracunan bisa dicegah.

“Tinggal tentunya pemerintah kemudian mengatur agar SPPG-SPPG tersebut tepat sasaran sehingga di satu sisi isu pemborosan bisa dihindari, isu keracunan bisa dihindari, anak-anak yang mendapatkan juga anak-anak yang memang membutuhkan yang kemudian bisa juga membantu terhadap ancaman stunting dan sebagainya karena kita akan masuk kepada momentum bonus demografi tadi,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Lancarkan Serangan, Ledakan Terdengar di Pantai Selatan Iran
• 13 jam laludetik.com
thumb
Budi Gunadi Menghadap Prabowo, Lapor Program CKG hingga Pembangunan RS
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Mitra Keluarga (MIKA) Tebar Dividen Tunai Rp598 Miliar untuk Tahun Buku 2025
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Pesta Gay di Karawang yang Berujung Penangkapan 5 Tersangka
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Terungkap Modus Buka Tutup Rekening di OTT Bupati Muara Enim
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.