Prabowo: Setelah 81 Tahun Merdeka, RI Harus Punya Mobil Buatan Sendiri

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus punya mobil buatan dalam negeri.

"Setelah 81 tahun merdeka, kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri," tegas Prabowo di acara Munas HIPMI XVIII di Lampung, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, Indonesia sudah mulai merintis mobil buatan anak bangsa.

Bahkan, kini TNI Juga sudah memakai mobil produk dalam negeri.

"Presidenmu, presidenmu, saya, sekarang pakai mobil buatan rakyat Indonesia sendiri," tegasnya diikuti tepuk tangan meriah dari peserta acara.

Baca juga: Prabowo Cerita Mobil Maung Sempat Bocor, Tetap Digunakan demi Nasionalisme

Di kesempatan ini, ia mengungkap alasan menggunakan mobil Maung buatan dalam negeri.

Sebagai Presiden RI, Prabowo merasa harus menjadi teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Suka tidak suka karena saya Presiden saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia," kata dia.

Baca juga: KTT ASEAN di Filipina, Prabowo Hadiri Sesi Retreat Naik Mobil Maung

Pakai Maung demi nasionalisme

Prabowo juga mengatakan dirinya sudah tidak lagi menggunakan mobil buatan luar negeri.

Meski mobil Maung masih belum sebagus mobil BMW atau Mercedes, tapi ini adalah asli dari Indonesia.

Dia juga menceritakan, Maung yang dipakainya pernah bocor saat hujan deras. Tetapi, ia terus menggunakannya demi nasionalisme.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Ya namanya baru ya kan. Ya aku kirim kembalilah ke ini kan buatan Pindad. Aku bilang, ‘Eh Pindad, tolonglah bocornya dikurangi gitu loh’," ucap Prabowo.

"Abis itu pakai mobil ya naik gunung, gledak-gledak. Tapi, ‘gledak’ enggak apa-apa. Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," sambungnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antam Bakal Bagi Dividen Rp 5,04 Triliun, 70 Persen dari Laba Bersih 2025
• 57 menit lalukumparan.com
thumb
Tantangan Otonomi Daerah Makin Kompleks, Kemendagri Kebut Desain Besar Penataan Daerah
• 20 jam laludisway.id
thumb
YLKI Minta Kepala BGN Baru Wujudkan Nol Kasus Keracunan MBG di 100 Hari Pertama
• 18 jam laludisway.id
thumb
Kebakaran Rumah di Nyamplungan Surabaya, Empat Penghuni Berhasil Diselamatkan
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Babak Baru Kasus Penggelapan PT Dana Syariah Indonesia
• 3 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.