Ringkasan Berita
- Pemkab Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk pembangunan Stadion GDJ tahap ketiga.
- Pekerjaan utama tahun 2026 difokuskan pada pemasangan atap stadion.
- Mas Dhito menargetkan seluruh pekerjaan tahap ini selesai pada November 2026.
- Pemkab Kediri melibatkan Kejaksaan dan KPK dalam pengawasan proyek.
Kediri (beritajatim.com) – Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) Kediri akan berlanjut pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan anggaran sebesar Rp57 miliar untuk tahap ketiga pembangunan stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menegaskan bahwa fokus utama pekerjaan pada tahap ini adalah pemasangan atap stadion yang ditargetkan selesai sebelum akhir tahun 2026.
Pemasangan Atap Menjadi Fokus Utama
Mas Dhito menjelaskan bahwa pekerjaan tahap ketiga dimulai pada 3 Juni 2026 dan dijadwalkan selesai pada 29 November 2026 sesuai kontrak kerja selama 180 hari kalender.
Dari keseluruhan pekerjaan yang dilaksanakan, sekitar 70 persen porsi anggaran dan konstruksi dialokasikan untuk pemasangan atap stadion.
“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini, 70 persen pada pekerjaan pemasangan atap. Pemasangan atap kita selesaikan di 2026,” ujar Mas Dhito saat meninjau pembangunan Stadion GDJ, Selasa (9/6/2026).
Selain pemasangan atap, tahap ketiga juga mencakup pengembangan kawasan stadion atau site development.
Pembangunan Akses Suporter Turut Dilanjutkan
Selain penyelesaian struktur utama stadion, Pemerintah Kabupaten Kediri juga melanjutkan pembangunan berbagai fasilitas pendukung.
Salah satu pekerjaan yang menjadi prioritas adalah pembangunan akses jalan bagi suporter guna meningkatkan kemudahan mobilitas menuju kawasan stadion.
Pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan Stadion Gelora Daha Jayati sebagai fasilitas olahraga yang representatif dan mampu menunjang berbagai kegiatan olahraga maupun pertandingan resmi.
Pemkab Kediri Gandeng Kejaksaan dan KPK
Dalam pelaksanaan proyek bernilai puluhan miliar rupiah ini, Pemkab Kediri menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Mas Dhito menyampaikan bahwa setiap tahapan pembangunan stadion dilakukan dengan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi serta supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Langkah tersebut ditempuh untuk meminimalkan potensi maladministrasi sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Karena apapun step by step yang kita lakukan kita konsultasikan segala sesuatunya supaya tidak ada catatan mal administrasi,” tambahnya.
Proyek Multi Years Sejak 2023
Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati merupakan salah satu proyek strategis daerah yang dilaksanakan melalui skema multi years.
Proyek ini telah dimulai sejak 2023 dan dikerjakan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Setelah pekerjaan atap selesai pada 2026, pembangunan akan dilanjutkan pada tahap keempat yang direncanakan berlangsung pada 2027.
Tahun 2027 Fokus pada Penyempurnaan Fasilitas
Pada tahap lanjutan tahun 2027, sejumlah pekerjaan penting masih akan diselesaikan untuk menyempurnakan fasilitas stadion.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi pembangunan jalan kawasan stadion, pemasangan sistem penerangan stadion, penyempurnaan elemen arsitektur, hingga pemasangan sekitar 10.000 kursi penonton.
Penyelesaian tahap akhir tersebut diharapkan mampu melengkapi seluruh fasilitas stadion sehingga dapat digunakan secara optimal.
Pemkab Dorong Pemanfaatan Stadion Lebih Awal
Di tengah proses pembangunan yang masih berlangsung, Pemkab Kediri berharap Stadion Gelora Daha Jayati dapat mulai dimanfaatkan sebelum seluruh tahapan proyek selesai.
Mas Dhito mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkonsultasi dengan PSSI untuk mengetahui standar minimum yang harus dipenuhi agar stadion dapat digunakan secara bertahap.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemanfaatan fasilitas olahraga bagi masyarakat serta mendukung perkembangan sepak bola di Kabupaten Kediri.
“Kita akan konsultasi dengan konsultan dari PSSI, kira-kira standar minimalnya apa dulu untuk 2026, karena 2027 kita masih berlanjut,” pungkasnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Stadion Gelora Daha Jayati diharapkan menjadi salah satu infrastruktur olahraga terbesar dan paling representatif di Kabupaten Kediri, sekaligus mendukung pembinaan atlet serta pengembangan sepak bola daerah dalam jangka panjang. [ADV PKP/nm]




