Pelajar Dibacok di Rawa Belong saat Berangkat Sekolah, 2 Orang Pelaku Diamankan

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Polisi tengah menangani kasus pembacokan terhadap seorang pemotor di kawasan Rawa Belong, dekat SDN 17 Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (9/6). Polisi sudah mengamankan 2 terduga pelaku berinisial As dan MF yang juga merupakan pelajar.

Kapolsek Palmerah, AKP Parman BM Nainggolan, mengatakan korban saat itu tengah melintas di Gang T, Kelurahan Palmerah, sebelum didatangi sekelompok pelajar.

“Bahwa memang benar terjadi pada tanggal 9 hari Selasa itu bukan tawuran tapi pembacokan yang dilakukan oleh pelaku, yang saat itu korban mau ke sekolah melewati gang T di Kelurahan Palmerah,” kata Parman kepada wartawan, Rabu (9/6).

Saat kejadian korban berpapasan dengan gerombolan anak sekolah yang diduga menjadi pelaku. Salah satu pelaku lebih dulu memukul korban menggunakan ikat pinggang hingga memicu aksi pembacokan oleh pelaku lain.

“Dan saat itu melintas segerombolan anak sekolah, yaitu pelaku. Salah satu langsung memukul pakai ikat pinggang dan itu memicu temannya untuk melakukan pembacokan,” ujarnya.

Usai menyerang korban, para pelaku langsung melarikan diri. Polisi kemudian bergerak setelah mengetahui video kejadian beredar di media sosial pada sore hari.

“Setelah melakukan itu, pelaku langsung kabur. Nah, anggota kita melihatnya dari medsos pada sore hari, kemudian langsung ke TKP dan cek CCTV. Saat itu juga dikejar dan didapatkan untuk dapat mengamankan pelaku,” tutur dia.

Sejauh ini, polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku pelajar tersebut, yakni pelaku pembacokan dan pelaku yang memukul korban menggunakan gesper.

“Nanti melihat pemeriksaannya karena yang pertama yang memicu, yang memukul pakai ikat pinggang atau gesper, sehingga memicu temannya untuk melakukan pembacokan pakai celurit. Berarti yang diamankan yang dua-duanya,” Ujar.

Parman mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, korban dan pelaku diduga tidak saling mengenal. Polisi masih mendalami motif penyerangan tersebut.

“Kalau yang kita ketahui tidak kenal. Saat ini masih diperiksa, akan diproses lanjut oleh Reskrim Polsek Palmerah,” katanya.

Akibat pembacokan itu, korban mengalami luka di bagian bahu kanan dan harus menjalani perawatan medis.

“Kondisi korban itu mendapatkan perawatan tujuh jahitan di bahu kanan,” ucap Parman.

As dan MF akan diproses hukum dengan mengacu pada aturan perlindungan anak.

“Tindak lanjutnya nanti sesuai dengan pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Reskrim Palmerah, tentunya akan dilakukan Undang-Undang Anak,” kata dia.

Sebelumnya, video CCTV pembacokan ini viral di media sosial. Rekaman memperlihatkan sekelompok remaja berada di gang sempit, salah satunya terlihat membawa celurit dan menyerang seorang pengendara motor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ruben Onsu Soroti Video Live Putrinya, Singgung Pengaruh Lingkungan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Setelah Polisi Bisa Masuk Instansi Sipil, Kini Kapolri Buka Peluang Profesional Sipil Isi Jabatan di Polri
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
RSUI hadirkan layanan kesehatan dengan dukungan psikologis-spiritual
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Dudung Tegaskan Tak Memiliki Dapur MBG, Hanya Kenalkan Pesantren ke BGN | SAPA MALAM
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Tiffany & Co Harus Bayar Rp97,49 Miliar ke Bea Cukai Sebelum Akhir Juni
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.