Portal Perlinsos Didemokan di depan Anggota DPR, Saluran Bansos Cepat dan Akurat?

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf untuk pertama kalinya memperkenalkan Portal Perlindungan Sosial (Portal Perlinsos) di hadapan para anggota Komisi VIII DPR RI.

Program digitalisasi bantuan sosial (bansos) diketahui menjadi agenda transformasi digital yang diminta oleh Presiden Prabowo Subianto, untuk penyaluran bantuan pemerintah jauh lebih akurat.

Perlinsos digital ini sedang diuji coba di beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia dan telah berkembang melalui berbagai pemutakhiran lewat kerja sama dengan Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

Dalam Rapat Dengar Pendapat tersebut, Menteri Sosial tidak hanya memaparkan perkembangan implementasi Perlinsos Digital, tetapi juga mendemonstrasikan Portal Perlinsos di hadapan pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR RI.

BACA JUGA:Bali Benahi Data Bansos dengan Aplikasi Perlinsos: Pemerintah Dapat Kondisi Riil Penerima Bantuan

Demonstrasi tersebut memperlihatkan alur layanan mulai dari pendaftaran, verifikasi sistem, penyampaian alasan diterima atau ditolak, hingga mekanisme sanggah untuk pemutakhiran data masyarakat.

“Ini bukan sekadar modernisasi sistem. Ini adalah reformasi kepercayaan publik terhadap program perlindungan sosial,” ujar Menteri Sosial dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VIII DPR RI.


Portal Perlinsos, platform yang mengintegrasikan delapan lembaga dan institusi ini hanya perlu mengonfirmasi data kependudukan seseorang untuk memastikan apakah warga diterima dan ditolak dalam penerimaan bantuan sosial pemerintah.-Dok. Tangkapan Layar-

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa digitalisasi bansos memberikan transparansi yang lebih baik kepada masyarakat.

Sistemnya dapat menginformasikan alasan seseorang diterima atau ditolak sebagai penerima bantuan sosial. 

BACA JUGA:Cara Daftar dan Cek Status Bansos di Perlinsos, Strategi Penerima Bantuan Tepat Sasaran

Dengan sistem yang berbasis data, proses yang berjalan diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat maupun petugas yang menjalankan program di lapangan.

Mekanisme yang saat ini berjalan telah diuji coba melalui skema e-targeting di Kabupaten Banyuwangi. Masyarakat dapat mendaftar melalui Portal Perlinsos atau melalui pendamping dan agen digitalisasi bansos.

Setelah pengajuan dilakukan, sistem memberikan jawaban secara otomatis disertai alasan yang mendasari hasil tersebut.

Bagi masyarakat yang merasa terdapat ketidaksesuaian data, tersedia mekanisme sanggah yang memungkinkan data diperbarui sebelum keputusan ditetapkan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribka Haluk Sebut Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri HAM Tegaskan Sekolah Tidak Boleh Diganggu
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Pegawai Kementerian HAM Kini Bisa Berpraktik Jadi Mediator Nonhakim
• 7 jam laludetik.com
thumb
Bukan Hapus Threshold, Doktor Rani Purwanti Sebut Cara Baru Agar Suara Pemilih Tak Hilang
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.