BEKASI, KOMPAS.com – Antusiasme masyarakat untuk masuk ke SMAN 1 Kota Bekasi meningkat signifikan setelah sekolah tersebut ditetapkan sebagai Sekolah Manusia Unggul (Maung) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala SMAN 1 Kota Bekasi Mukaromah mengatakan, jumlah pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mencapai 2.085 orang.
Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 800 hingga 900 pendaftar.
Baca juga: Syarat dan Cara Daftar Sekolah Maung 2026, SMA-SMK Khusus Siswa Unggul Jabar
Pada SPMB 2026, SMAN 1 Kota Bekasi membuka 12 rombongan belajar dengan total kuota 384 siswa. Setiap rombongan belajar diisi maksimal 32 siswa.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata berisi 36 hingga lebih dari 40 siswa per kelas.
"Antusiasme pendaftarnya itu sangat luar biasa untuk bersekolah di SMA Maung," kata Mukaromah saat berbincang dengan Kompas.com, Rabu (10/6/2026).
Menurut Mukaromah, SMAN 1 Kota Bekasi menjadi salah satu sekolah yang ditunjuk sebagai SMA Maung Manusia Unggul.
Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu bertujuan menghadirkan sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota guna mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Penunjukan tersebut tidak terlepas dari rekam jejak SMAN 1 Kota Bekasi yang selama ini dikenal sebagai sekolah unggulan dengan banyak lulusan diterima di perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
"Jadi lulusan SMA 1 ini sudah banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri yang top maupun luar negeri," ujarnya.
Berbeda dengan sekolah reguler, SMA Maung hanya membuka satu tahap penerimaan siswa baru dan seluruh proses seleksinya dilakukan melalui jalur prestasi.
Baca juga: Daftar Sekolah Maung di Bogor, Depok, dan Bekasi: SMA-SMK Khusus Siswa Unggul
Mukaromah menjelaskan, tidak ada jalur domisili maupun afirmasi seperti yang diterapkan pada sekolah reguler.
"Sesuai dengan regulasinya memang hanya ada satu tahap yakni untuk jalur prestasi," kata dia.
Penerimaan siswa SMA Maung dilakukan melalui tiga jalur, yakni potensi akademik, prestasi akademik, dan prestasi non-akademik.
Jalur potensi akademik diperuntukkan bagi siswa yang memiliki kemampuan intelektual di atas rata-rata, kreativitas tinggi, serta komitmen belajar yang baik.