Jejak WN AS Buronan Pelecehan di Depok: Hidup Tertutup, Kuasai 3 Rumah, Ditangkap di "Bunker"

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Sebuah rumah di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat, digunakan AW, warga negara Amerika Serikat (AS), sebagai tempat persembunyian selama menjadi buronan kasus kekerasan seksual di negaranya.

Dari luar, rumah itu tampak seperti hunian biasa di tengah lingkungan perumahan. Namun, di balik bangunan tersebut, AW menjalani kehidupan tertutup selama bertahun-tahun hingga akhirnya ditangkap Direktorat Jenderal Imigrasi pada 23 April 2026.

Penelusuran Kompas.com di lokasi, Rabu (10/6/2026), sejumlah fakta mengenai kehidupan AW selama tinggal di Sawangan terungkap.

Baca juga: Ini Penampakan Bunker WN AS Buron Pelecehan Seksual di Depok, 15 Tahun Dipakai Sembunyi

Mulai dari kepemilikan tiga rumah yang berdiri berdampingan, kesehariannya yang jarang berinteraksi dengan warga, hingga keberadaan ruang persembunyian berperedam suara di dalam rumah.

KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA Penampakan rumah di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang digunakan AW, warga negara Amerika Serikat (AS), sebagai tempat persembunyian selama menjadi buronan kasus kekerasan seksual, Rabu (10/6/2026). Di rumah tersebut terdapat ruangan yang dimodifikasi dan disebut sebagai bunker.
"Baru sekarang ketangkap. Kami juga tidak menyangka," kata seorang warga berinisial S (51) saat ditemui Kompas.com di Sawangan, Rabu (10/6/2026).

Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul

Menurut S, AW bukan sosok yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Selama tinggal di lingkungan tersebut, ia hampir tidak pernah terlihat mengikuti kegiatan warga.

Ia mengatakan, AW juga jarang berkomunikasi dengan tetangga sekitar.

“Orangnya jarang bergaul dan jarang mengobrol dengan warga sekitar," kata S.

Keterangan serupa disampaikan warga lain berinisial R (47). Menurut R, AW lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibandingkan berinteraksi dengan warga.

"Kalau ketemu paling cuma saling sapa. Dia memang jarang berinteraksi sama warga lain," ujar R.

Sementara itu, warga lainnya, H (54), mengaku tidak mengetahui banyak hal mengenai kehidupan AW.

Baca juga: Di Balik Nisan Barney, Cookie, dan Fluffy, Ada Kisah Kehilangan yang Nyata

"Kami tahunya dia tinggal sama keluarga. Selebihnya tidak tahu karena memang tertutup," kata H.

Meski demikian, warga mengaku tidak pernah mencurigai AW sebelum aparat melakukan penangkapan.

Dikenal sebagai Pekerja IT

Di mata warga, AW dikenal sebagai orang yang bekerja di bidang teknologi informasi (IT).

Anggapan tersebut muncul karena AW lebih sering bekerja dari rumah dan kerap terlihat menggunakan laptop maupun perangkat komputer.

“Kita tahunya dia IT. Soalnya lebih sering kerja dari rumah. Pas penggeledahan juga ada komputer yang dibawa petugas," ujar S.

R juga mengaku sering melihat AW membawa laptop saat bertemu warga.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Makanya warga tahunya dia kerja komputer atau IT," kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TAUD Soal Vonis 4 TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus: Lanjutkan Tren Ketidakadilan ke Masyarakat Sipil
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Sekelompok Massa Berunjuk Rasa di Cikini Raya, Lalu Lintas Sempat Terganggu
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan 10 Juni 2026, BABY dan KBLV Pimpin Kenaikan
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
TAUD: Vonis 4 Tentara Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Setimpal dengan Perbuatan
• 7 jam laludetik.com
thumb
Thariq Halilintar dan Aaliyah Bantah Terlibat Kasus Penipuan Umrah Hanania: Murni Kerja Sama
• 15 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.