Esa Medika Layani 200 Rumah Sakit, Bidik Pertumbuhan Bisnis Alkes

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Esa Medika Mandiri menyiapkan sejumlah rencana ekspansi di industri alat kesehatan nasional setelah melayani lebih dari 200 rumah sakit di Indonesia sepanjang lebih dari 25 tahun beroperasi.

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Florian Chris Widjaja mengatakan perjalanan perusahaan selama lebih dari dua dekade ditopang oleh konsistensi dalam membangun kemitraan jangka panjang dengan fasilitas kesehatan dan institusi terkait.

Basis pelanggan perseroan mencakup institusi pemerintah, lembaga internasional, dan jaringan rumah sakit swasta, yang mencerminkan tingkat kepercayaan terhadap kapabilitas Perseroan dalam penyediaan solusi alat kesehatan.

“Selama lebih dari 25 tahun, PT Esa Medika Mandiri tumbuh dengan berfokus pada kebutuhan fasilitas kesehatan di Indonesia, terutama pada layanan-layanan kritikal yang membutuhkan keandalan produk, ketepatan layanan, dan kesinambungan dukungan operasional. Perseroan telah melayani lebih dari 200 Mitra rumah sakit di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Florian menjelaskan perseroan akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui kombinasi distribusi, manufaktur, dan kemitraan strategis guna menangkap peluang pertumbuhan industri kesehatan nasional.

Sejak berdiri pada 2000, Esa Medika berkembang dari distributor alat kesehatan menjadi penyedia solusi kesehatan yang didukung jaringan distribusi nasional. Hingga 2026, perusahaan memiliki 1 kantor pusat, 2 pabrik manufaktur, 4 kantor perwakilan di Semarang, Medan, Bandung, dan Surabaya, serta jaringan tenaga penjualan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga

  • Esa Medika Siapkan Ekspansi Produksi dan Tambah Produk Alat Kesehatan
  • Pengusaha Sebut Impor Alat Kesehatan Turun Drastis, Ini Pemicunya
  • Philips Gandeng Mitra Lokal Produksi Alat Kesehatan TKDN 40%

Portofolio bisnis perseroan berfokus pada peralatan medis kategori capital equipment yang digunakan jangka panjang oleh fasilitas kesehatan, khususnya untuk ruang operasi, unit perawatan intensif (ICU), dan instalasi gawat darurat (IGD).

Produk yang dipasarkan meliputi instrumen bedah, electrosurgery unit, lampu operasi dan pemeriksaan, sistem bedah minimal invasif, ventilator, anesthesia machine, serta berbagai perangkat medis lainnya untuk mendukung layanan kesehatan kritikal.

Selain memperkuat distribusi, Esa Medika juga mengembangkan kapasitas manufaktur melalui pembangunan pabrik di Solo pada 2020 dan Cikupa pada 2023. Kedua fasilitas tersebut telah mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) dari Kementerian Kesehatan.

Dalam perjalanannya, perseroan juga terlibat dalam sejumlah proyek kesehatan yang didukung lembaga multilateral, antara lain proyek Islamic Development Bank (IsDB) di Universitas Sumatera Utara pada 2013, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Andalas pada 2016.

Selanjutnya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada 2021, RS Vertikal Makassar dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada 2024, serta RS Vertikal Surabaya pada 2025.

Florian Chris Widjaja menilai kebutuhan alat kesehatan di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang seiring peningkatan kapasitas layanan kesehatan nasional.

Karena itu, perusahaan akan terus memperluas jaringan distribusi, meningkatkan kapasitas manufaktur, dan memperkuat kerja sama dengan mitra internasional di bidang teknologi alat kesehatan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buah Manis Konservasi Sumatra: Kelahiran Tiga Satwa Langka dalam Sebulan
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Target Penerimaan Negara Naik, Pemerintah Dapat Lampu Hijau Terapkan Cukai Minuman Manis di 2027
• 4 menit laluidxchannel.com
thumb
Portal Perlinsos Didemokan di depan Anggota DPR, Saluran Bansos Cepat dan Akurat?
• 23 jam laludisway.id
thumb
Kemenperin Mengusulkan Tambahan Anggaran Rp1,59 Triliun untuk Memperkuat Daya Saing Industri Nasional
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Kemenkes Apresiasi Program Dokter Spesialis Keliling di Jateng
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.