Menulis sebagai Proses Menemukan Gaya Penulisan yang Berkarakter

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Semua orang bisa menulis, tapi semua orang tidak ada niat dalam memahami gaya menulisnya sendiri. Menulis tidak memandang status media sosial, tetapi tulisan bisa menjadi cermin diri seorang penulis. Sejatinya menemukan gaya penulisan berkarakter ditentukan pengalaman membaca karya orang lain serta konsisten menulis.

Pernahkah kita bertanya pada diri sendiri sebenarnya, gaya penulisan kita seperti apa? Hal ini sering dialami dalam awal mula menulis—berdasarkan pengalaman pribadi memulai menulis dengan sering meniru gaya penulis favorit.

Kadang berusaha terdengar puitis seperti Sapardi Djoko Damono, kadang keras dan lugas seperti Goenawan Mohamad dan membaca artikel media massa orang lain. Hasilnya? Tulisan terasa sumbang hingga terasa ada yang kurang atau tidak selaras dengan pikiran sendiri, seperti memakai baju orang lain.

Baru setelah bertahun-tahun, menyadari gaya penulisan tidak ditemukan dalam semalam. Ia tumbuh perlahan, seperti akar pohon yang mencari air.

Lalu, bagaimana cara menemukan gaya penulisan kita? Apakah cukup banyak baca buku? Atau ada teknik khusus? Gaya menulis untuk menjadi penulis bukan bakat, melainkan kebiasaan—konsisten membaca karya orang dengan memahami teknik menulisnya saat kita membacanya.

Banyak orang mengira gaya menulis adalah bakat bawaan. Padahal, gaya penulisan berdasarkan pengalaman saya terbentuk dari kebiasaan membaca dan menulis secara konsisten, bukan dari faktor genetik. Artinya, siapa pun bisa menemukan gaya tulisan khasnya asalkan mau berproses.

Saya memperdalam dari gaya penulisan hingga teknik menulis bisa menjadi bentuk jati diri kita sendiri, karena kombinasi dari pilihan kata, panjang kalimat, ritme, dan cara kita menyusun argumen atau cerita. Ia adalah sidik jari intelektual kita.

Tidak ada dua orang yang persis sama, meskipun mereka menulis topik yang sama. Inilah yang disebut keunikan dalam menemukan gaya penulisan sendiri sebagai sebuah perjalanan untuk mengenali diri sendiri melalui kata-kata.

Lalu dari mana sebenarnya gaya tulisan kita berasal? Menurut para ahli psikologi menulis, seperti Dr. James Pennebaker, gaya menulis seseorang sangat dipengaruhi oleh tiga hal: dari pengalaman hidup, bacaan yang membentuk sudut pandang, dan kebiasaan merefleksikan perasaan.

Jadi, jika diri sendiri seperti kita merasa tulisan hambar, jangan salahkan bakat. Mungkin kita belum cukup jujur pada diri sendiri.

Apakah penting membaca karya orang lain? Sangat penting, karena deduksi kita dalam memahami akan membawa pikiran kita dalam membentuk sebuah kata yang akan menjadi sudut pandang di setiap karakter yang dibuat.

Tidak sekadar membaca untuk hiburan, tetapi juga membaca dengan saksama dalam membedah bagaimana penulis menyusun kalimat, bagaimana ia membuka paragraf, dan bagaimana ia menciptakan ketegangan atau persuasi.

Penulis terkenal Stephen King dalam bukunya On Writing pernah berkata, “Jika kita tidak punya waktu untuk membaca, maka kita tidak punya waktu untuk menulis.” Penulis memiliki rata-rata produktif membaca 15-20 buku per tahun, sementara penulis pemula hanya membaca kurang dari lima buku.

Dengan membaca buku, kita tidak meniru, tetapi belajar dari teknik orang lain. Kita menyerap berbagai kemungkinan. Kemudian, secara alami, kita akan memilih mana yang terasa paling cocok dengan kepribadian kita. Inilah mengapa pentingnya membaca karya orang lain untuk menemukan gaya tulisan kita sendiri yang tidak bisa ditawar.

Salah satu kesalahan terbesar penulis pemula adalah berusaha terdengar pintar dengan kalimat berbelit dan rumit. Padahal, kejelasan adalah fondasi gaya penulisan yang baik.

Gaya yang hebat bukanlah gaya yang membuat pembaca mengernyitkan dahi, melainkan gaya yang membuat mereka mengangguk paham.

Penulis seperti Ernest Hemingway terkenal dengan kalimat pendek, tegas, dan apa adanya. Ia membuktikan bahwa sederhana itu kuat. Sebaliknya, penulis seperti Umberto Eco bisa memiliki gaya yang berbeda dengan Ernest, yakni menulis kalimat panjang berlapis-lapis tanpa membuat pembaca tersesat, karena ia paham betul ritme dan logika bahasanya.

Jadi, temukanlah kejelasan supaya bisa menemukan dalam menuliskan gagasan sendiri sesederhana mungkin. Setelah itu, baru memainkan ritme, irama, dan gaya bahasa sesuai kepribadian. Kejelasan membuat tulisan akan dihormati, hingga gaya menulis membuatnya diingat para pembaca.

Setelah paham pentingnya membaca dan kejelasan, sekarang saatnya praktik. Berikut merupakan pengalaman saya sendiri membentuk beberapa pendekatan dan teknik dalam menemukan gaya penulisan yang terbukti efektif.

Menurut saya, gaya menulis akan menjadi identitas yang kita bentuk dengan usaha konsisten, karena tidak ada gaya penulisan yang paling benar, yang ada hanya gaya yang paling autentik bagi kita sendiri dan para pembaca karya kita.

Jatuh bangun dalam menulis adalah bagian dari proses. Jangan menyerah hanya karena tulisan pertama kita merasa jelek maupun kurang sentuhan sedikit. Setiap penulis hebat dulunya juga pemula.

Teruslah membaca buku. Teruslah menulis. Dan yang paling penting, beranilah jujur pada tulisan diri sendiri. Karena gaya penulisan sejati bukanlah topeng yang kita kenakan, melainkan wajah yang kita perlihatkan.

Pada akhirnya, bagaimana cara menemukan gaya penulisan kita? Jawabannya sederhana: usaha kita secara konsisten memahami teknik serta membaca karya orang lain. Kemudian tidak pernah berhenti menulis, tidak pernah berhenti belajar, dan tidak pernah berhenti menjadi diri sendiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Tolak Negosiasi Langsung dengan AS di Doha
• 5 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kronologi Nenek Penjual Siomay Minta Tebusan Rp1 Juta Usai Temukan Dompet Isi Rp400 Ribu di Sragen, Polisi Turun Tangan
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Ancam Tembak Semua Kapal yang Melintas
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kasus CSR dan Gratifikasi Proyek Mulai Disidangkan, KPK Bacakan Dakwaan terhadap Maidi Cs
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Pramono Pastikan Tidak Semua Rute Transjabodetabek Naik Tarif
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.