Iran Tolak Negosiasi Langsung dengan AS di Doha

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Iran dilaporkan menolak untuk menggelar negosiasi langsung dengan United States di Doha. Meski demikian, Teheran masih melanjutkan pembicaraan tidak langsung yang dimediasi oleh Qatar selama dua hari terakhir, menurut laporan Axios sebagaimana yang dikutip dari Antara, Kamis (11/6).

Laporan tersebut, yang juga mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat, menyebut bahwa Washington berharap tekanan dari serangan terbaru dapat mendorong Iran untuk merespons lebih cepat terhadap tawaran dari Presiden AS Donald Trump.

Seorang pejabat AS yang dikutip Axios mengatakan negosiasi masih dirundingkan.

“Kesepakatan itu masih ada di meja perundingan, tetapi presiden siap untuk membuat Iran membayar harganya jika mereka terus menunda dan mengulur waktu.”

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump juga menulis di platform Truth Social bahwa Iran telah menunda pembicaraan dan akan menghadapi konsekuensi.

“...Iran telah menunda pembicaraan dan sekarang Teheran ‘harus membayar harganya.’”

Pernyataan itu muncul setelah Komando Pusat AS menyebut adanya aksi militer terhadap Iran sebagai respons atas serangan terhadap helikopter Apache.

Di sisi lain, kantor berita ISNA melaporkan bahwa delegasi Qatar telah tiba di Teheran untuk melanjutkan upaya diplomatik guna meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Dalam perkembangan sebelumnya, pada 28 Februari, United States dan Israel disebut melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan itu menimbulkan kerusakan serta korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Pada 7 April, kedua pihak sempat mengumumkan gencatan senjata, namun perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad tidak menghasilkan terobosan berarti.

Hingga saat ini, proses diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung, dengan fokus pada penyusunan kerangka nota kesepahaman. Namun, situasi di lapangan tetap fluktuatif karena masih terjadi insiden dan serangan terbatas di beberapa wilayah.

Sumber: RIA Novosti/ Antara


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Uji Klinis Terapi Peremajaan Sel Manusia, Membuka Jalan Awet Muda
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Perjalanan Caca Tengker Menjalani Program IVF Hingga Punya Anak Pertama
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia Mampu Tingkatkan Produktivitas Padi di Toraja
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Kasus Andrie Yunus, Pemusnahan Barang Bukti Bisa Hambat Penyidikan Polda Metro Jaya
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Suku Bunga Naik dan Rupiah Lesu, Summarecon (SMRA) Genjot Efisiensi
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.