Jakarta, tvOnenews.com - Tim Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Johar Baru meringkus tiga pelaku komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat.
Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar mengatakan tiga pelaku yang ditangkap berinisial JJ, AA, dan MWP.
“Tiga pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya masih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkap Saiful, kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Saiful menerangkan kasus ini terungkap bermula dari laporan kehilangan sepeda motor yang dilayangkan ke pihak kepolisian pada Mei 2026.
Kasus pertama terjadi di Jalan Rawasari, Kelurahan Galur, Johar Baru, pada 15 Mei 2026. Korban mengalami kehilangan satu unit sepeda motor Honda Genio dengan nilai kerugian sekitar Rp23 juta.
“Berdasarkan hasil analisis rekaman CCTV dan penyelidikan di lapangan, polisi mengidentifikasi keterlibatan empat orang pelaku,” ucap Saiful.
Selanjutnya, tim kembali menerima laporan pencurian sepeda motor Honda Astrea Prima di kawasan Johar Baru pada 26 Mei 2026.
“Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil menangkap tersangka inisial JJ pada malam hari dan menemukan alat berupa kunci letter L yang diduga digunakan untuk membobol kendaraan,” jelasnya.
Saiful mengatakan pihaknya melakukan pengembangan dan mengarah ke pelaku lain. Selanjutnya, tim menangkap pelaku AA di kawasan Paseban, Senen, pada 31 Mei 2026 dan tersangka inisial MWP diamankan di kawasan Kramat Pulo Gundul, Johar Baru, pada 9 Juni 2026.
“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan merusak kunci kontak kendaraan menggunakan alat khusus berupa letter T dan letter L sebelum membawa kabur sepeda motor korban,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan.
"Kami berkomitmen menindak tegas pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan dalam merespons laporan masyarakat dan menjaga keamanan wilayah Jakarta Pusat," ucap Reynold.
Adapun dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, sepeda motor Honda Genio hasil curian tersebut dijual oleh pelaku berinisial Reza (DPO) melalui media sosial dengan harga Rp2,5 juta.




