Kompolnas Tancap Gas Kawal Reformasi Polri hingga Tingkat Polsek

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berkomitmen mempercepat langkah reformasi di tubuh Polri melalui penguatan fungsi pengawasan hinggat ke tingkat paling bawah.

Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim mengatakan bahwa Kompolnas bersama Polri bersinergi mengintegrasikan pengawasan internal dan eksternal demi merespons rekomendasi strategis, termasuk dari Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP serta amanat undang-undang baru).

"Kita sebagai pengawas, bersinergi dengan pengawas internal tentu mengakselerasi, persoalan rekomendasi KPRP ini perlu kita akselerasi dengan langkah-langkah strategis pengawasan. Jadi kita mengakselerasi agenda reformasi kelembagaan dan manajerial Polri melalui pengawasan itu kita akselerasi," kata Yusuf ditemui seusai Rakorwas Kompolnas di Ancol Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: IPW: Penguatan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Kompolnas yang Independen

Selain rekomendasi KPRP, agenda akselerasi pengawasan ini juga diarahkan untuk mengawal implementasi perubahan ketiga Undang-Undang Polri serta tindak lanjut atas beberapa putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Kompolnas mendorong adanya langkah-langkah teknis bersama untuk memastikan agenda reformasi Polri baik secara kelembagaan struktural, instrumental, dan kultural ini dapat berjalan hingga ke tingkat paling bawah.

"Ini perlu langkah-langkah teknis bersama agar pengawasan memberikan masukan efektivitas dan mengatasi hambatan-hambatan agar dari Mabes, Polda, Polres, sampai Polsek, apa yang menjadi aspirasi untuk reformasi kelembagaan dan manajerial itu secara teknis dapat ditindaklanjuti," jelasnya.

Yusuf menambahkan, Kompolnas bersama Polri akan merumuskan langkah teknis yang konkret terkait agenda reformasi kelembagaan Polri.

Baca juga: Kompolnas dalam UU Polri Baru: Bertambah Tugas dan Fungsi, Minim Kewenangan

"Saat ini Polri sedang menyusun langkah-langkah tindak lanjut secara teknis dan itu yang akan kita rumuskan bersama untuk ditindaklanjuti secara teknis mengakselerasi reformasi kelembagaan dan manajerial Polri," ungkapnya.

Sebelumnya dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Kompolnas bukanlah lembaga yang menakutkan bagi institusi Polri.

Sebaliknya, Kompolnas dinilai sebagai mitra strategis yang sangat menyayangi Polri melalui fungsi kontrol dan koreksinya.

"Kami rasakan bahwa Kompolnas itu bukan merupakan sesuatu yang menakutkan bagi kami, justru kami merasakan bahwa dengan adanya Kompolnas kami memiliki suatu institusi yang sangat sayang kepada Polri dengan caranya Kompolnas selalu hadir untuk kemudian meluruskan termasuk mengoreksi dan mengevaluasi," kata Sigit Rabu (10/6/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Sigit kehadiran Kompolnas selama ini sangat membantu Polri dalam menghadapi berbagai situasi sulit, terutama sebagai mekanisme check and balances.

Menurutnya adanya pendampingan dari Kompolnas dinilai efektif menekan potensi risiko penyimpangan atau pelanggaran di internal kepolisian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Pelaku Bully Bocah hingga Koma Sujud Minta Maaf, Ibu Korban Tolak Damai
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Kini Rela Kena Panas Wajan, Ini Profil Jelita Bahar, Anak Anisa Bahar yang Banting Setir Jualan Risol di Pinggir Jalan
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Bantah Terlibat Kasus Korupsi Bea Cukai, Raffi Ahmad: Saya Hanya Basa-basi Ditawari Jasa Pengiriman
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Pertamax Naik, Hasto: Mengguncang Kelas Menengah
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.