OJK Kediri: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, Investor Pasar Modal Melonjak 54,78 Persen

beritajatim.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

Kediri (beritajatim.com) – OJK Kediri mencatat stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah eks-Karesidenan Kediri dan eks-Karesidenan Madiun tetap terjaga hingga Maret 2026. Kinerja positif terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan, meningkatnya jumlah investor pasar modal, serta penguatan program literasi dan perlindungan konsumen di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.

Meski sejumlah sektor usaha masih menghadapi tantangan akibat perlambatan daya beli masyarakat dan ketidakpastian ekonomi global, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri mengatakan, sektor jasa keuangan di wilayah kerja OJK Kediri dinilai tetap menunjukkan resiliensi yang kuat.

“Kinerja industri perbankan di wilayah kerja OJK Kediri masih menunjukkan tren positif dengan likuiditas yang memadai,” jelas Ismirani Saputri, pada Kamis (11/6/2026).

Hingga Maret 2026, imbuh Ismi, total aset perbankan tercatat mencapai Rp116,20 triliun atau tumbuh 3,84 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 5,26 persen menjadi Rp109,26 triliun.

“Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan simpanan masyarakat pada produk tabungan dan giro yang mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan,” terusnya.

Di sisi intermediasi, terus dia, penyaluran kredit tetap berjalan dengan prinsip kehati-hatian. OJK mencatat rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berada di level 3,76 persen, masih dalam batas aman sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertumbuhan paling mencolok terjadi pada sektor pasar modal. Jumlah Single Investor Identification (SID) di wilayah kerja OJK Kediri mencapai 643.057 investor atau meningkat 54,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data OJK Kediri menyebutkan, instrumen investasi yang paling banyak diminati masyarakat masih didominasi produk reksadana dengan jumlah investor mencapai 599.514 SID atau tumbuh 54,26 persen secara tahunan.

Peningkatan partisipasi masyarakat juga terlihat dari nilai transaksi saham yang mencapai Rp3,63 triliun. Angka tersebut melonjak 113,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Data ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif investasi yang legal, terawasi, dan memiliki akses yang semakin mudah.

Pada sektor PVML atau Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, OJK Kediri mencatat perkembangan yang cukup positif. Pembiayaan modal ventura tumbuh 9,08 persen menjadi Rp340,25 miliar.

Sementara itu, penyaluran pinjaman perusahaan pergadaian meningkat signifikan menjadi Rp8,68 miliar seiring bertambahnya jumlah perusahaan pergadaian swasta yang beroperasi di wilayah kerja OJK Kediri.

Adapun perusahaan pembiayaan dan Lembaga Keuangan Mikro tetap menjalankan fungsi intermediasi dengan menjaga kualitas pembiayaan dan menerapkan prinsip kehati-hatian guna menjaga keberlanjutan usaha.

Selain pengawasan sektor jasa keuangan, masih kata Ismi, OJK Kediri terus memperluas program literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat.

Melalui Bulan Literasi Keuangan 2026 yang berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026, OJK Kediri menggandeng Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan yang aman dan legal.

“Hingga Mei 2026, OJK Kediri telah menyelenggarakan sedikitnya 34 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 8.084 peserta,” bebernya.

Peserta berasal dari berbagai kelompok masyarakat, mulai mahasiswa, pelajar, santri, pelaku UMKM, perempuan, hingga masyarakat umum di wilayah eks-Karesidenan Kediri dan Madiun.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi, investasi legal, pemanfaatan layanan jasa keuangan, hingga kewaspadaan terhadap penipuan digital dan aktivitas keuangan ilegal.

Sebagai bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK Kediri juga menyiapkan sejumlah program strategis.

Program tersebut antara lain pemilihan Duta Literasi Keuangan OJK Kediri 2026, edukasi melalui program SICANTIK (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan), SEMAPHORE (Semakin Maju dengan Pramuka Paham Literasi Keuangan), podcast edukasi keuangan, hingga kampanye literasi melalui berbagai platform digital.

Program-program tersebut ditargetkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat hingga akhir tahun 2026.

Dalam aspek perlindungan konsumen, OJK Kediri mencatat telah memberikan 641 layanan konsumen hingga Maret 2026.

Layanan tersebut mencakup konsultasi, penyampaian informasi, serta penanganan pengaduan masyarakat terkait sektor jasa keuangan.

Selain itu, OJK Kediri juga memfasilitasi 2.833 layanan permintaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang membantu masyarakat memperoleh informasi riwayat kredit dan meningkatkan pemahaman terhadap akses layanan keuangan.

Dengan berbagai indikator yang masih menunjukkan kinerja positif, OJK Kediri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat perlindungan konsumen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di wilayah Kediri dan Madiun.

Stabilitas sektor keuangan yang terjaga menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, investasi, serta pengembangan usaha di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang. [nm/beq]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diragukan Trump, Netanyahu Pastikan Maju Lagi di Pemilu Israel
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kementerian Haji Bakal Akreditasi Seluruh Travel Umrah Usai Kasus Hanania, Perlindungan Jemaah Diperketat
• 7 jam laludisway.id
thumb
Wakil Ketua DPR Ini Imbau Masyarakat Segera Jual Dolar: Minggu Depan Nilai Rupiah Menguat
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Ratusan SPPG Rampung, Program MBG Sasar Wilayah 3T
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tersangka Kasus Suap BPK Muara Enim Total Jadi 5 Orang
• 34 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.