Penjualan Mobil Melejit 55%, Pembiayaan Multifinance Tembus Rp290,97 Triliun

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat dan mobil pengangkutan mencapai Rp290,97 triliun per April 2026. Nilai tersebut tumbuh 1,67% secara tahunan (year on year/yoy), seiring meningkatnya penjualan kendaraan di pasar domestik.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK, Agusman, mengatakan peningkatan penjualan kendaraan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pembiayaan kendaraan oleh industri multifinance.

“Peningkatan penjualan kendaraan turut berdampak positif terhadap kinerja pembiayaan kendaraan oleh industri multifinance,” ujar Agusman dalam jawaban tertulis, Kamis (11/6/2026).

Data tersebut sejalan dengan perkembangan industri otomotif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan secara wholesales pada April 2026 meningkat 55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 80.776 unit.

Secara kumulatif, penjualan kendaraan sepanjang Januari–April 2026 juga tumbuh 12,5% secara tahunan. Tren tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kebutuhan pembiayaan kendaraan di tengah masyarakat.

Agusman menjelaskan, hingga April 2026 pembiayaan kendaraan roda empat dan mobil pengangkutan mencapai Rp290,97 triliun atau setara 53,47% dari total pembiayaan industri multifinance. Capaian tersebut menunjukkan bahwa segmen otomotif masih menjadi kontributor terbesar dalam portofolio pembiayaan perusahaan pembiayaan.

Baca Juga: OJK Ungkap BI Rate Tinggi Buat Multifinance Rem Pendanaan Hingga Tingkatkan Risiko Kredit Macet

Baca Juga: Pembiayaan Syariah Multifinance Tembus Rp31,71 Triliun, Tumbuh Hampir 10 Persen

Menurutnya, keterkaitan antara industri otomotif dan multifinance sangat erat. Salah satu faktor yang mendorong kenaikan penjualan mobil adalah meningkatnya kebutuhan kendaraan masyarakat.

Meski demikian, Agusman mengingatkan bahwa pertumbuhan sektor otomotif masih memerlukan penguatan agar dapat terus berlanjut di tengah dinamika perekonomian global.

“Peningkatan penjualan mobil antara lain didorong oleh meningkatnya kebutuhan kendaraan masyarakat, meskipun pertumbuhannya perlu penguatan di tengah dinamika perekonomian,” kata Agusman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Komisi XIII DPR Jawab Pigai: Kami Apresiasi Kinerja, Bukan Anggarannya
• 2 jam laludetik.com
thumb
Rekor Abadi Messi: Kolektor Dua Bola Emas Piala Dunia
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pembalap Gokar 14 Tahun Asal Tangerang Wakili Indonesia di Italia
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Dirgakkum Korlantas Resmi Berganti, Penegakan Hukum Humanis-Optimalisasi ETLE Jadi Prioritas
• 6 jam laludetik.com
thumb
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.