KAI Susun Peta Jalan Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 100 Persen pada 2060

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi menyusun peta jalan dekarbonisasi, dengan target penurunan 100 persen emisi seiring dengan target net zero emission Indonesia pada tahun 2060.

Penyusunan peta jalan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah Inggris kepada pemerintah Indonesia dalam program UK Partnering for Accelerated Climate Transition (UK PACT), yang diimplementasikan oleh Palladium bersama Kynergy Consulting.

Vice President of Sustainability KAI, Tria Mutiari Meilan, mengatakan kereta api dapat menarik peralihan kendaraan pribadi ke angkutan massal rendah karbon dan menjadi instrumen paling efisien untuk memangkas emisi transportasi secara besar-besaran.

"Peta jalan ini menjadi panduan untuk menurunkan emisi secara bertahap sambil tetap menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis,” kata Tria saat Media Briefing, Kamis (11/6).

Project Director Kynergy Consulting, Rekyan Eckersley, mengatakan kereta api adalah moda dengan emisi yang relatif rendah. Tercatat, kereta api hanya menyumbang sekitar 1 persen dari total emisi gas rumah kaca (GRK) sektor transportasi nasional, jauh di bawah kendaraan darat yang mendominasi 89 persen.

“Memperkuat kapasitas dan daya tarik layanannya menjadi bagian krusial dari strategi dekarbonisasi transportasi Indonesia dan kami bangga mendampingi KAI merumuskannya,” jelasnya.

Dukungan pemerintah Inggris ini turut membuka jalur akses KAI menuju instrumen pembiayaan hijau internasional mulai dari obligasi keberlanjutan (sustainability bonds) hingga skema insentif iklim global, untuk mendanai investasi transportasi rendah karbon jangka panjang.

Pada tahun 2030, KAI menargetkan penurunan emisi 25,76 persen atau 166.873 ton CO2e dari baseline 647.785 ton CO2e. Kemudian pada 2035, target bisa menurun 35,55 persen dari baseline.

Selanjutnya pada tahun 2050, target penurunan emisi karbon KAI sebesar 78,17 persen dari baseline, dan pada 2060 diharapkan bisa turun 100 persen atau sebesar 1.093.311 ton CO2e.

Beberapa strategi yang akan dilaksanakan yakni elektrifikasi seluruh jalur rel sepanjang 1.038,7 km, termasuk KRL, LRT Jabodebek, dan Whoosh. Lalu, efisiensi operasional dan Sertifikasi Green Building EDGE di stasiun, depo, dan kantor.

Selanjutnya, transisi bahan bakar biodiesel dari B0 (2017) ke B40 (2025), menuju B50 (2026), dan instalasi 3.435,5 kWp panel surya di 66 lokasi, serta program penanaman pohon 107.757 pohon ditanam 2021–2025.

Sejauh ini, intensitas emisi per moda KAI yakni LRT Jabodebek sebesar 15 gr CO2-eq per penumpang-km, KA Antarkota: 16,43 gr CO2-eq per penumpang-km, dan KRL Commuter Line: 34,03 gr CO2-eq per penumpang-km.

Adapun dukungan UK PACT dan Kynergy Consulting mencakup kajian Lifecycle Cost Analysis (LCCA) transisi bahan bakar B50, analisis Improve & Shifting atau akselerasi transisi KRD ke KRL dan modernisasi sistem persinyalan, dan pengembangan instrumen Operator-Based Financing dan akses green financing global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BGN Hendak Batasi 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Pemprov Jatim Masih Tunggu Arahan Lanjutan Pusat
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Gelar RUPST, Ini Susunan Direksi Antam (ANTM) Terbaru
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Danantara Respons Kenaikan Harga BBM Pertamax
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bos Danantara Tak Masalah Harga Pertamax Naik: Masak Ditanggung Terus
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Saat Libur Sekolah, Anak Tak Hanya Butuh Hiburan tetapi Juga Interaksi Sosial
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.