REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) 2026 menghadirkan kategori baru bertajuk Literasi Keuangan Bank Jakarta. Kategori khusus tersebut merupakan hasil kolaborasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya dan Bank Jakarta untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mengangkat isu literasi keuangan dan peran sektor perbankan dalam pembangunan daerah.
Ketua PWI Jaya, Kesit B Handoyo, mengatakan penambahan kategori baru tersebut menjadi upaya memperluas cakupan tema dalam ajang jurnalistik tahunan yang selama ini menjadi wadah apresiasi bagi insan pers. Melalui kategori itu, ia berharap, jurnalis dapat menghasilkan karya yang tidak hanya berkualitas, tapi juga mampu memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kontribusi perbankan terhadap pembangunan ekonomi.
Baca Juga
Republika Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar untuk Civitas FEB Unisba
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Dongkrak Inklusi Keuangan dan Investasi Ibu Kota
"Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Kesit di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Menurut dia, kategori baru itu juga akan membuka ruang bagi wartawan untuk mengeksplorasi berbagai isu mulai dari transformasi digital perbankan, pemberdayaan UMKM, hingga kontribusi lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta. Pasalnya, banyak hal yang belum dieksplorasi dari isu tersebut.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sementara Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, menyambut baik kehadiran kategori tersebut. Menurut dia, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan.
"Melalui kompetisi ini, kami berharap lahir berbagai karya yang mampu menggambarkan secara objektif berbagai inovasi, program, dan kontribusi Bank Jakarta bagi masyarakat serta pembangunan ekonomi daerah," kata Agus.