Pemerintah Jadikan Pengembangan Talenta AI sebagai Prioritas Menuju Indonesia Emas 2045

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah menjadikan pengembangan talenta Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu prioritas utama dalam transformasi digital nasional guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Penguatan SDM Jadi Fokus Transformasi Digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan daya saing Indonesia di era AI sangat bergantung pada kemampuan sumber daya manusia dalam memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut.

“Daya saing bangsa di era AI ditentukan oleh seberapa banyak talenta yang mampu memahami, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi tersebut untuk menjawab tantangan bangsa,” ungkap Nezar.

Ia menambahkan, “Itulah sebabnya agenda pengembangan talenta AI nasional akan terus menjadi prioritas pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.”

Nezar menjelaskan salah satu tantangan terbesar saat ini adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memanfaatkan AI secara produktif dan bertanggung jawab.

Mengacu pada Stanford AI Index Report 2024, ia menyebut terdapat kesenjangan persepsi antara ahli dan masyarakat umum mengenai dampak AI terhadap dunia kerja, sehingga literasi digital dan peningkatan keterampilan menjadi aspek penting yang harus diperkuat.

Program Literasi dan Inovasi AI Terus Diperluas

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital terus menjalankan berbagai program literasi digital, pelatihan daring, peningkatan kapasitas, serta edukasi mengenai penggunaan AI secara bertanggung jawab.

“Kita ingin manfaat AI dapat dirasakan oleh pelajar, guru, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di seluruh Nusantara,” ujar Nezar.

Selain itu, pemerintah juga mendorong inovasi melalui program AI Ready Asia yang telah menjangkau lebih dari 5,3 juta warga Indonesia dan ditargetkan terus diperluas hingga 2028.

Pengembangan Garuda SPARK Innovation Hub juga dilakukan untuk mempertemukan talenta, industri, akademisi, dan pemerintah dalam satu ekosistem inovasi guna mempercepat kemajuan teknologi AI di Indonesia.

“Komitmen Indonesia jelas, yakni memastikan AI tidak hanya menjadi milik segelintir pihak, tetapi menjadi kekuatan yang membuka peluang bagi seluruh masyarakat,” kata Nezar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekali Cas-Tangki Penuh, Mobil Hybrid Rp558 Juta Bisa Tempuh JKT-Bali
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Zulhas: Jual-Beli Dapur Bikin SPPG Bengkak Jadi 6.877 Titik, Boros Rp 1 T/Bulan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
BEM UI Siap Turun ke Jalan Besok, Respons Melemahnya Rupiah hingga Situasi HAM
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Minyak Dunia Naik Lagi Imbas AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peritel Modern MR D.I.Y (MDIY) Bagi Dividen Rp 440 Miliar, Perdana Sejak IPO  
• 30 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.