Pakar hukum tata negara Refly Harun menilai mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, yang kini terjerat kasus korupsi, bukanlah sosok yang buruk.
Menurut Refly, Silmy memiliki rekam jejak akademis yang mumpuni dengan latar belakang pendidikan akuntansi dan manajemen bisnis, ditambah serangkaian pelatihan tingkat tinggi di bidang pertahanan dan militer dari berbagai lembaga elite dunia.
"Silmy bukan orang yang buruk sesungguhnya, dari latar belakang pendidikannya luar biasa, tetapi akhirnya integritas itu kadang-kadang tidak bisa diukur dari latar belakang pendidikan," ucap Refly dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip Kamis (11/6).
Refly mengaku kecewa dengan kasus yang menjerat Silmy, terlebih ia pernah mengundangnya dalam podcast di kanal YouTube pribadinya.
"Saya pun sebenarnya kecewa, sempat mengundangnya di sini untuk pertemuan kedua kalinya, termasuk kagum dengan latar belakang dan kehebatan beliau, tapi ternyata terjerembap juga," tandasnya.
Baca Juga: Silmy Karim dan Dadan Ditahan, Refly Harun: Prabowo Gagal Pilih Pembantu Jujur
Sebagai informasi, Silmy Karim ditahan setelah menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 3 Juni 2026.
Ia terjerat kasus dugaan pemerasan sistematis dalam pengurusan dokumen izin tinggal Warga Negara Asing (WNA), seperti KITAS dan KITAP, saat menjabat sebagai Dirjen Imigrasi periode 2023–2024.





