Morgan Stanley memperkirakan penerbitan utang terkait kecerdasan buatan (AI) akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2026.
IDXChannel - Morgan Stanley memperkirakan penerbitan utang terkait kecerdasan buatan (AI) akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2026.
Dilansir dari The Business Times pada Kamis (11/6/2026), angkanya diprediksi mencapai USD570 miliar atau sekitar Rp10.200 triliun secara global tahun ini.
Raksasa teknologi, yang selama ini mengandalkan arus kas yang kuat, kini beralih ke penerbitan utang untuk memenuhi kebutuhan belanja modal besar-besaran.
Morgan Stanley memperkirakan penerbitan utang global terkait AI telah mencapai USD236 miliar per 31 Mei 2026, empat kali lipat lebih banyak daripada periode yang sama tahun lalu.
Morgan Stanley memperkirakan penerbitan utang lebih meningkat pada paruh 2026, karena belanja modal perusahaan hyperscaler diperkirakan melampaui USD1 triliun pada 2027.
Hyperscaler adalah istilah untuk perusahaan yang berinvestasi besar-besaran di sektor AI, termasuk Alphabet, Microsoft, dan Meta.
Alphabet, Amazon, Microsoft, dan Meta diperkirakan secara keseluruhan berencana menghabiskan USD700 miliar tahun ini.
(Wahyu Dwi Anggoro)




