Jual Beli SPPG Terungkap, 6.877 Dapur MBG Berlebih dengan Pemborosan Rp12 Triliun per Tahun

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Zulhas mengungkap adanya praktik jual beli titik SPPG yang menyebabkan pemborosan hingga Rp12 triliun per tahun.

Jual Beli SPPG Terungkap, 6.877 Dapur MBG Berlebih dengan Pemborosan Rp12 Triliun per Tahun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkap adanya praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu menyebabkan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membengkak melebihi target.

Menurut Zulhas, pemerintah semula merencanakan pembangunan 21.000 titik SPPG. Namun, jumlahnya kini mencapai 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik dari target awal.

Baca Juga:
BGN Hentikan Pendaftaran SPPG Baru, Dapur Lama yang Tak Sesuai Standar Akan Diblokir

"Misalnya terjadi jual-beli titik (SPPG) yang seharusnya rencana awal titik itu 21.000 tapi sekarang sudah ada 27.877 titik. Nah, ada membengkak 6.877 titik," ujar Zulhas, Kamis (11/6/2026).

Zulhas mengatakan pembengkakan jumlah titik tersebut berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran yang besar. Dengan asumsi satu titik memperoleh insentif Rp6 juta per hari, kelebihan 6.877 titik itu dapat menyebabkan pengeluaran tambahan lebih dari Rp1 triliun setiap bulan.

Baca Juga:
Kejagung Masih Dalami Jumlah SPPG yang Terafiliasi dengan Dadan Cs

"Kalau Rp6.000.000 satu hari, berarti satu bulan ada pengeluaran lebih Rp1 triliun, pemborosan. Kalau satu tahun berapa itu? Rp12 triliun," lanjut Zulhas.

Ia menegaskan temuan tersebut akan menjadi bagian dari pembenahan yang dilakukan jajaran pimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah juga memutuskan untuk menghentikan sementara penambahan dapur MBG hingga proses penataan internal selesai dilakukan.

Baca Juga:
Kurangi Beban APBN, BGN Bakal Maksimalkan SPPG Dibiayai CSR Perusahaan dan Hibah Asing

"Saya jelaskan penataan ini memang tidak ada yang baru dulu. Ya kita lagi ngeberes internal dulu. Tadi yang disebutkan yang lain-lain nanti tapi yang sekarang kita tata dulu sampai bagus," tandas dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Edison Jadi Tersangka Pemberi dan Penerima Suap Terkait Pengadaan di Pemkab Muara Enim
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Bahlil Pastikan BBM Subsidi dan LPG Tetap: Kami Siapkan Langkah Jaga Daya Beli
• 18 menit lalubisnis.com
thumb
Wamendagri Ribka Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Akhir Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: 4 Prajurit TNI Dipenjara, 2 Anggota Dipecat!
• 10 jam laludisway.id
thumb
Keamanan, Pembangunan, dan Diplomasi Jadi Kunci Pengelolaan Papua
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.