Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi, Istana Sebut Kebutuhan Dana Bisa Turun dari Rp268 Triliun

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah memberi sinyal kuat bahwa kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi kembali berkurang dari pagu Rp268 triliun yang telah ditetapkan sebelumnya.

Penghematan itu diperkirakan muncul setelah pemerintah menyelesaikan penataan ulang menyeluruh terhadap tata kelola program yang saat ini tengah dilakukan.

Baca Juga :
Kepala BGN Nanik Menghadap Prabowo, Lapor soal Efisiensi Anggaran
Zulhas Bakal Kebut Penataan Program MBG Sebulan ke Depan, Simak Cakupannya

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, pemerintah tidak sedang membahas pemangkasan anggaran secara langsung. Namun, hasil evaluasi sementara menunjukkan kebutuhan riil program kemungkinan lebih rendah dibandingkan proyeksi yang digunakan sebelumnya.

“Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini,” kata Prasetyo Hadi di Gedung Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis 11 Juni 2026.

Menurut Prasetyo, pemerintah saat ini masih melakukan penghitungan ulang bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperoleh kebutuhan anggaran yang lebih akurat setelah proses penataan program selesai dilakukan.

“Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN,” ujarnya.

“Jadi dari proses penataan nanti akan akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa,” lanjutnya.

Saat ditanya apakah evaluasi tersebut juga mencakup insentif operasional yang diterima dapur MBG, Prasetyo memastikan seluruh komponen biaya akan masuk dalam proses perhitungan ulang.

“Semua, semua, semua,” katanya.

Langkah evaluasi itu dilakukan setelah pemerintah sebelumnya memangkas pagu anggaran MBG menjadi Rp268 triliun dari alokasi awal Rp335 triliun. Penyesuaian tersebut dilakukan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan efisien.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan bahwa pemerintah masih membuka ruang untuk penghematan lanjutan dalam program yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo tersebut.

Di tengah proses evaluasi, pemerintah menargetkan penataan ulang tata kelola MBG dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.

“Kita target awal satu bulan ini harus harus sudah selesai. Tapi tentunya kan semua ada dinamikanya ya,” ujar Prasetyo.

Baca Juga :
Zulhas Bongkar Penyimpangan MBG, Belanja Bahan Baku Tak Serap Pertumbuhan Ekonomi Desa
Menko Cak Imin: MBG Harus Prioritaskan Masyarakat Miskin di Wilayah 3T
Istana Targetkan Perbaikan Tata Kelola Program MBG Selesai Sebulan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Temui Prabowo, Jusuf Kalla Bicara Investasi Energi Rp70 Triliun
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nasib Apes Neguete, Bek Brasil yang Sering Blunder di Persija Jakarta, Kini Dipecat Klub Barunya
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Periksa Praz Teguh dan Paula Verhoeven, Dalami Endorse Umrah Hanania Travel
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Memanas! Kuwait Cegat Serangan Iran, Tutup Wilayah Udara
• 15 jam laludetik.com
thumb
4 Terdakwa Penyiram Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.