JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Metro Jaya terus mengusut dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan Hanania Travel.
Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa ratusan saksi, termasuk sejumlah influencer yang diduga memiliki keterkaitan dengan promosi perjalanan umrah yang ditawarkan perusahaan tersebut.
BACA JUGA:Indonesia Jadi Negara dengan Desentralisasi Terkuat, Dirjen Otda: Tantangan Kepala Daerah Paling Berat Sedunia
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo mengatakan dari total 140 saksi yang telah diperiksa, sebanyak 122 orang merupakan korban yang mewakili 337 pax atau jemaah.
"Sebanyak 122 saksi tersebut mewakili 337 pax jemaah yang menjadi korban dan saat ini sudah diambil keterangannya oleh penyidik," katanya kepada awak media, Kamis 11 Juni 2026.
Selain memeriksa korban, penyidik juga mendalami keterlibatan sejumlah influencer yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel melalui skema promosi perjalanan umrah.
Pada Senin (8/6), penyidik memeriksa seorang influencer berinisial KA selama enam jam dengan total 28 pertanyaan.
BACA JUGA:Thariq Halilintar dan Aaliyah Bantah Terlibat Kasus Penipuan Umrah Hanania: Murni Kerja Sama
Selanjutnya pada Rabu (10/6), tiga influencer lainnya berinisial MTA, AN, dan AS turut menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.30 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam pemeriksaan tersebut, salah satu influencer berinisial AS secara sukarela menyerahkan uang sebesar Rp30 juta yang diterimanya dari Hanania Travel kepada penyidik.
"Saudara AS memiliki niat untuk mengembalikan uang yang diterimanya sebesar Rp30 juta kepada penyidik dan saat ini uang tersebut telah dilakukan penyitaan untuk dijadikan barang bukti," ujarnya.
Menurutnya, sejumlah influencer yang bekerja sama dengan Hanania Travel memperoleh fasilitas perjalanan umrah gratis. Sebagai imbalannya, mereka membagikan pengalaman perjalanan tersebut melalui akun media sosial masing-masing sebagai bentuk promosi.
"Hanania Travel memberikan fasilitas umrah kepada para influencer, kemudian mereka mengunggah momen perjalanan itu ke media sosial sebagai exposure," jelasnya.
BACA JUGA:Momen Dahlan Iskan Sambut Kepala Daerah di DNN Top Regional Leader Awards 2026
Meski demikian, tidak seluruh influencer memenuhi panggilan pemeriksaan.
- 1
- 2
- »





