Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan Dari PAD

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Tito mengaku telah menampung adanya usulan agar kepala daerah tak terjerat korupsi.

Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan Dari PAD

IDXChannel - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengusulkan agar para kepala daerah mendapat persenan dari pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini ditujukan untuk mencegah praktik lancung para kepala daerah.

Usulan ini dilayangkan Tito, sekaligus merespons maraknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Teranyar, Bupati Muara Enim nonaktif, Edison tertangkap tangan KPK.

Baca Juga:
Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Siaga saat Libur Idulfitri 2026

"Iya, pembinaan udah sering kita lakukan, tapi kan kembali kepada, kepada pribadi masing-masing, ya," ujar Tito saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Lebih lanjut, Tito mengaku telah menampung adanya usulan agar kepala daerah tak terjerat korupsi, seperti diberikan dukungan dana operasional. Namun, ia meragukan, pemberian dana operasional bisa menjamin kepala daerah tak korupsi.

Baca Juga:
Prabowo Soroti Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar

"Tadi memang ada juga usulan supaya memberikan dukungan dana operasional untuk kepala daerah. Itu good idea pendapat saya, ya. Tapi ya, supaya nggak ke mana-mana, kan? Tapi apakah bisa menjamin? Pertanyaannya gitu," kata Tito.

Baca Juga:
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK , Wamendagri: Ini Alarm Keras

Kendati demikian, ia mrngungkapkan ide sekaligus mengusulkan cara agar kepala daerah tak korupsi. Salah satunya, dengan mendapatkan presentase dari PAD.

"Saya pernah juga punya ide sebetulnya, kepala daerah bisa mendapatkan persentase dari PAD. Kenapa? Kalau, kalau dia PAD-nya makin tinggi, maka dia kepala daerahnya makin aktif, kreatif untuk mencari anggaran sendiri tanpa memberatkan rakyat," kata Tito.

Baca Juga:
Larang Kepala Daerah Rekrut Tenaga Honorer Baru, Mendagri: Akan Jadi Beban

"Ya, nggak ada salahnya kalau seandainya mereka diberikan insentif, hasil kerjanya mereka, gitu. Karena itu, itu akan, PAD-nya akan bertambah, kan. Tapi kalau nggak ada insentifnya, ya mungkin mereka kreativitasnya jadi, jadi nggak semangat gitu lho, kurang semangat untuk mendapatkan PAD. Kira-kira gitu," kata Tito.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI: Penjualan Ritel Mei 2026 Membaik, Ditopang Momentum Libur Keagamaan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Syuting Film Pengabdi Setan 3 Digelar Tahun Ini, Joko Anwar: Lagi Hunting Lokasi
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026 Hadirkan Kategori Baru
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Warga Kritik Penambalan ‘Genangan Abadi’ Pesanggrahan: Sampai Tahun Jebot Juga Enggak Bakal Beres
• 1 jam lalukompas.com
thumb
ToolGen Resmikan Fasilitas Uji Lapangan Canggih di Osong, Lengkapi Platform Komersialisasi "Dari Laboratorium ke Lahan" untuk Pasar SAF
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.