Palestina Soroti Rencana Israel Bangun 61 Permukiman Baru di Tepi Barat Senilai Lebih dari 350 Juta Dolar AS

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Palestina kembali menyoroti rencana pemerintah Israel mengalokasikan lebih dari 350 juta dolar AS untuk membangun 61 permukiman baru di Tepi Barat yang diperkirakan akan disetujui kabinet Israel sebagai bagian dari ekspansi permukiman di wilayah pendudukan tersebut.

Rencana Pendanaan Permukiman Baru di Tepi Barat

Laporan jurnalis Axios, Barak Ravid, menyebut kabinet Israel diperkirakan menyetujui pendanaan bagi puluhan permukiman baru berdasarkan dokumen arahan pemerintah yang telah ditinjaunya.

Ia menulis, “Kabinet Israel, Kamis, diperkirakan akan menyetujui sebuah rencana untuk mendanai pembentukan 61 permukiman baru di wilayah pendudukan Tepi Barat secara de facto ... Seorang sumber yang mengetahui proposal itu mengatakan pemerintah diperkirakan akan mengalokasikan lebih dari 350 juta dolar AS selama beberapa tahun untuk mengubah 61 permukiman yang baru disahkan dari sekadar rencana di atas kertas menjadi kenyataan.”

Menurut laporan tersebut, anggaran itu akan digunakan untuk membangun kompleks hunian sementara beserta berbagai infrastruktur publik dan disebut sebagai salah satu ekspansi permukiman terbesar yang dilakukan Israel dalam beberapa dekade terakhir.

Palestina Nilai Perluasan Permukiman Perumit Solusi Dua Negara

Pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat selama ini menjadi salah satu isu paling sensitif dalam konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina.

Otoritas Palestina menilai perluasan permukiman sebagai upaya memperkuat kehadiran Israel di wilayah yang mereka klaim sebagai bagian dari negara Palestina di masa depan.

Bagi warga Palestina, pembangunan permukiman baru dipandang dapat mempersempit ruang hidup masyarakat setempat sekaligus memperumit upaya penyelesaian konflik melalui solusi dua negara yang selama ini didukung berbagai pihak internasional.

Sorotan terhadap aktivitas permukiman juga terus meningkat, termasuk langkah Uni Eropa yang pada akhir Mei lalu menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah individu dan organisasi yang terlibat dalam pelanggaran hak-hak warga Palestina di Tepi Barat terkait aktivitas permukiman Israel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dirut KAI dan Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Apa?
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Andre Rosiade Perkuat Sinergi IKM-Lampung, Mirza Siap Bantu Bangun Sekretariat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Gandeng Swasta, Pramono Kembangkan Lahan Eks Kantor BPSDM Jadi Kawasan Multifungsi
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Ketiga di Dunia
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Panglima Komando XXIV/Mandala Trikora Menegaskan TNI Membantah Dugaan Penculikan Mama Yasinta di Papua Selatan
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.