OJK Malang gandeng ILO kuatkan akses peternak sapi perah lewat ERP

antaranews.com
19 jam lalu
Cover Berita
Malang (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Jawa Timur, menggandeng International Labour Organization (ILO) dalam upaya menguatkan akses keuangan bagi peternak sapi perah dengan mengenalkan Sistem Enterprise Resource Planning (ERP).

Peluncuran ERP yang sekaligus sebagai bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) tersebut dilakukan di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Kabupaten Malang, Kamis, yang dihadiri oleh Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder dan Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste Simrin Singh.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Adi Budiarso dalam sambutan peluncuran ERP tersebut mengatakan masa depan sektor peternakan nasional sangat bergantung pada kemampuan berbagai pihak, termasuk dalam berkolaborasi dan memanfaatkan teknologi digital.

"Dengan kolaborasi, yang tidak mungkin menjadi mungkin. Sesuatu yang tampak mustahil bisa menjadi mungkin apabila seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi dan bekerja bersama," katanya.

Ia memaparkan sektor peternakan sapi perah di tanah air masih menghadapi tantangan besar, mulai dari dampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), keterbatasan akses pembiayaan serta masih rendahnya produksi susu dalam negeri.

Indonesia, lanjutnya, baru memproduksi sekitar satu juta ton susu segar per tahun, sedangkan kebutuhan nasional jauh lebih besar, sehingga Indonesia masih mengimpor susu segar sekitar 3,7 juta ton per tahun senilai Rp25 triliun.

"Kita membutuhkan sekitar 1,4 juta ekor tambahan sapi perah indukan yang produktif jika ingin mencapai target swasembada susu. Karena itu, produktivitas harus ditingkatkan," ujarnya.

Baca juga: OJK dan Bareskrim amankan tersangka dugaan pidana di PT BPR DCN Malang

Baca juga: Malang "pilot project" digitalisasi ekosistem peternakan sapi perah

Ia mengatakan kendala utama peternak sapi selama ini adalah sulitnya mengakses pembiayaan formal akibat minimnya data usaha yang terdokumentasi dengan baik.

Melalui sistem ERP yang dikembangkan OJK bersama ILO dalam program Promise 2 impact, seluruh aktivitas usaha peternak dapat terdigitalisasi dan akurat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penilaian kredit.

Menurut dia, peternak yang selama ini unbankable kini memiliki kesempatan mengakses pembiayaan, karena data usaha mereka tercatat secara digital dan terpercaya.

Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan peluncuran ERP peternakan sapi perah ini, OJK berharap sektor peternakan rakyat semakin modern, inklusif, dan mampu berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan serta pengurangan ketergantungan impor susu nasional.

Menurutnya, digitalisasi dan peningkatan produktivitas harus menjadi gerakan bersama agar Indonesia mampu menjadi negara maju lebih cepat.

"Kita harus berani punya visi dan mimpi besar. Kalau produktivitas kita meningkat dan digitalisasi dimanfaatkan optimal, Indonesia akan lebih cepat bangkit dan menjadi lebih kuat," ujarnya.

Sistem ERP terhubung dengan Platform Aggregator Jasa Keuangan (PAJK) yang memungkinkan peternak mengakses berbagai layanan keuangan mulai dari kredit usaha, asuransi ternak, hingga produk jasa keuangan lainnya.

Peluncuran ERP tersebut dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang dihadiri Sekda Jatim Adhy Karyono, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Adi Budiarso, Bupati Malang Sanusi, Duta Besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zehnder, Kepala OJK Malang Farid Falatehan, Kepala OJK Jember Aris Budiman, serta undangan lainnya.

Baca juga: OJK-Baznas perkuat literasi keuangan seribu anak yatim di Malang

Baca juga: OJK bekali ilmu pengelolaan keuangan pekerja migran Kabupaten Malang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China jatuhkan sanksi kepada menteri pertahanan Filipina dan keluarga
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Kenapa Gen Z Lebih Pilih Healing daripada Nabung? Ini Kata teman kumparan
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Ombudsman RI Minta Badan Gizi Nasional dan Kemenimipas Patuh Administrasi Total
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Purbaya Yakin Pengguna Pertamax Takkan Semua Pindah ke Pertalite, Ini Alasannya
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Krisis Bensin Guncang Negara Kaya Minyak, SPBU Tutup-Pasokan Lumpuh
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.