Jelang IGS 2026, Wali Kota Makassar Ajak APINDO Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kota Makassar tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang akan digelar pada 23–25 Juni 2026. Dalam momentum penting ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berharap kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan dapat mendorong investasi sekaligus memperkuat gerakan pemilahan sampah dan pelestarian lingkungan hidup di kota tersebut.

Munafri menegaskan bahwa persoalan sampah dan lingkungan hidup tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh elemen, termasuk dunia usaha, sangat dibutuhkan untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya.

“Sehingga dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk dunia usaha, untuk membangun budaya pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya,” jelas Munafri saat menerima audiensi pengurus APINDO Sulsel di Balai Kota Makassar, Kamis (11/6/2026).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah kota telah mendorong berbagai program pemberdayaan lingkungan seperti urban farming, penggunaan komposter, Teba Modern, hingga penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

“Kalau kita bisa berkolaborasi dengan dunia usaha, dampaknya akan jauh lebih besar,” bebernya.

Munafri menjelaskan bahwa APINDO dapat membantu menyediakan fasilitas penampungan sampah plastik di sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat. Program ini memungkinkan penerapan di sekitar 300 Sekolah Dasar dan 50 Sekolah Menengah Pertama di Makassar.

“Kita bisa siapkan tempat-tempat penampungan sampah plastik di lingkungan sekolah. Anak-anak kita ajarkan sejak dini untuk memilah sampah. Ini menjadi investasi budaya yang sangat penting untuk masa depan kota,” katanya.

Menurutnya, dukungan dari dunia usaha tidak selalu membutuhkan biaya besar. Komitmen dan keberpihakan terhadap isu lingkungan menjadi nilai utama yang ingin dibangun bersama.

“Isu lingkungan saat ini menjadi isu yang sangat krusial. Bahkan tidak harus dengan biaya besar, cukup menunjukkan komitmen dan dukungan nyata terhadap gerakan lingkungan,” terang Munafri.

Munafri juga mengungkapkan bahwa semangat pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan akan diperkenalkan kepada para tamu internasional yang hadir dalam IGS 2026, yang akan dihadiri sekitar 32 duta besar dari berbagai negara.

“Momentum ini tidak hanya untuk memperkenalkan potensi investasi dan perdagangan Kota Makassar, tetapi juga menunjukkan berbagai praktik baik pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan masyarakat,” katanya.

Ia berharap keterlibatan dunia usaha dalam pemilahan sampah, pengurangan sampah plastik, dan penguatan ekonomi sirkular dapat menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

“Yang kita bangun bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama yang memberikan dampak nyata,” pungkas Munafri.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Makassar serius membangun kota yang bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan dengan dukungan seluruh elemen, termasuk dunia usaha,” ungkapnya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jusuf Kalla Temui Presiden Prabowo di Istana, Bahas Investasi Rp70 Triliun Bangun 2.000 MW Energi Hijau
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
BI Proyeksikan Penjualan Eceran Masih Lesu pada Mei 2026
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sebelum Hidupnya Berubah Bersama Ruben Onsu, Berapa Gaji Sarwendah saat Masih di Cherrybelle?
• 23 menit laluviva.co.id
thumb
Fakta Baru Korupsi MBG: Tersangka AYS Beri Uang ke Sony Setelah Memanipulasi Titik SPPG
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Siswa SMA di Surabaya Tewas Dikeroyok Perkara Sandal Crocs Rp1,Juta, Sang Kakak Sebut Adiknya Dijebak
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.