Indonesia Tuan Rumah Kongres APREMIC 2026, Angkat Perkembangan Terapi Pengobatan Regeneratif

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Indonesia akan menjadi tuan rumah The  1st Asia Pacific Regenerative Medicine Congress (APREMIC) 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 2-4 Juli 2026.

Kongres Kesehatan Regeneratif Asia Pasifik Pertama tersebut dihadiri 14 negara diantaranya USA, Kanada, UK, Brazil, KSA, UAE, Pakistan, Iran, Swedia, Filipina, Malaysia, Jepang, Indonesia, dan China. Kongres mengangkat tema 'Perkembangan Terkini dalam Aplikasi Klinis dan Terapi Pengobatan Regeneratif'.

Baca Juga
  • Taktik Perang Brilian Hizbullah yang Ubah Lebanon Jadi Ladang Pembantaian Tentara Israel
  • Ilusi Kemenangan Benteng Beaufort dan Jebakan Hizbullah, Tentara Israel Bertumbangan 48 Jam Terakhir
  • Terungkap Ini Mengapa Dahiyeh Selatan Lebanon Jadi Sasaran Amukan Israel yang Dihajar Hizbullah

Presiden INASRM (Indonesia Society Regenerative Medicine), Dr Dr dr Jonny, SpPD-KGH, MKes, MM, DCN, DABRM, FISN mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu konferensi seminar simposium yang sifatnya internasional bidang pengobatan regeneratif.

"Dihadiri ahli regenerative medicine kurang lebih 24 pembicara termasuk Amerika Serikat, Kanada,  Swedia, Jepang, Tiongkok, Malaysia. Topik yang dibahas terkait stem cell," kata dia dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Rabu (10/6/2026). 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Beberapa topik yang akan dibahas dalam seminar tersebut meliputi perkembangan terapi regeneratif, mulai dari potensi dan penerapannya dalam dunia medis, terapi generasi terbaru, pemanfaatan sel punca dan rekayasa jaringan untuk berbagai penyakit, hingga upaya pemulihan fungsi organ, bedah regeneratif, terapi sel rekayasa, dan pengembangan terapi yang lebih tepat bagi setiap pasien.

"Contohnya sampai saat ini belum ada obat ginjal untuk menghindari cuci darah, sehingga dikembangkan alternatif terapi baru  menggunakan sel (sel punca). Melalui acara ini harapannya dapat membuka mata dunia, bahwa Indonesia tidak ketinggalan terkait teknologi stem cell," ungkap  Jonny.

Dia menjelaskan dengan kegiatan kongres yang menghadirkan para peneliti sel top dunia di bidang regenerative medicine tersebut diharapkan Indonesia dapat semakin lebih maju dan berkembang dalam teknologi kesehatan.

"Kita ingin menunjukkan Indonesia mampu, dan di Indonesia sudah ada laboratorium, ada pelayanan yang berstandar GMP, ada rumah sakit pelayanan stem cell, bisa produksi sendiri. Indonesia bisa memberikan layanan stem cell, jadi kita bukan negara tertinggal. Para ahli di Indonesia juga mumpuni," papar  Jonny.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengakuan 2 Pelaku Bullying Bocah Hingga Koma Kesetrum Listrik
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Koalisi MBG Watch Segel Kantor BGN, Celah Praktik Korupsi Turut Jadi Sorotan
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot-DPRD Makassar Sepakati Dua Regulasi Strategis
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Mendagri Usul Tambah Anggaran Rp 6,2 T untuk Bencana Sumatera hingga RUU Pemilu
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.