Ke Manado, Gus Ipul Disambut Atraksi Wushu Siswa Sekolah Rakyat

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melalukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Sulawesi Utara, Kamis (11/6/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa.

Dalam rangkaian acara, para siswa SRMP 21 Manado menampilkan beberapa pertunjukan, salah satunya yang memukau adalah penampilan atraksi wushu, sebuah pertunjukan seni bela diri tradisional Tiongkok yang memadukan unsur gerakan fisik yang dinamis, estetika, dan ketangkasan.

Para siswa mengenakan pakaian dengan motif khas dan warna mencolok, mereka terlihat lihai mempraktekan gerakan bela diri meliputi tendangan, pukulan, lompatan akrobatik, serta penggunaan senjata tradisional seperti pedang, tombak, dan kipas.

“Sekolah Rakyat sudah mulai tahun kemarin, pada Juli tahun 2025, di 166 titik, salah satunya di Kota Manado. Hasil dari proses pembelajaran sudah mulai ditampilkan tadi sebagian di atas panggung, lebih percaya diri, lebih bugar,” kata Gus Ipul usai menyaksikan penampilan siswa.

Disamping menampilkan atraksi wushu, siswa lainnya juga menampilkan pertunjukan baris variasi, tari kabasaran khas Sulawesi Utara, pidato bahasa Inggris dan Arab, paduan suara, dan puisi.

Gus Ipul menyebutkan keberanian siswa Sekolah Rakyat untuk tampil di atas panggung merupakan suatu karakter yang positif dan diharapkan bisa terus berkembang kedepannya dengan terus diberikan dukungan di Sekolah Rakyat.

Program Sekolah Rakyat dimulai dengan kejujuran dan keterbukaan dan kejujuran terkait kondisi nyata dilapangan, dimana masih ada anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah atau berpotensi putus sekolah.

“Ada keluarga-keluarga yang kesulitan untuk membelikan seragam putra-putrinya, kita jujur masih ada keluarga-keluarga yang belum sejahtera, maka itulah Bapak Presiden ingin mendukung keluarga-keluarga yang masih dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, dengan menghadirkan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan open house dilakukan untuk membuka kesempatan kepada calon siswa dan orang tuanya, serta tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah daerah untuk dapat melihat secara langsung perkembangan pembelajaran siswa Sekolah Rakyat.

Pada kesempatan ini, para calon siswa dan orang tua yang hadir semakin yakin bawa Sekolah Rakyat adalah harapan baru untuk memperoleh pendidikan gratis berkualitas dalam upaya memutus rantai kemiskinan.

Hal tersebut dirasakan Olivia Susanti Wemben, orang tua dari calon siswa Savior L. Paulus. Dia menyampaikan keinginannya agar anaknya bisa bersekolah di Sekolah Rakyat.

“Mau menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya untuk Bapak Presiden, karena berkat Pak Presiden boleh membangun Sekolah Rakyat, sehingga anak-anak saya juga anak-anak kurang mampu lainnya boleh mendapatkan pendidikan yang luar biasa,” kata Olivia haru.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Asisten III Fransiskus E. Manumpil, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Bupati Minahasa yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Linda Watania, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Sosial.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Suap ke ASN BPK Terkait Temuan Pengadaan di Pemkab Muara Enim
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Preview Korea Selatan vs Republik Ceko: Waspada Serangan Udara
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Sempat Hilang, Petani di Kudus Ditemukan Tewas Terbakar di Lahan Tebu
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Jawab Kejagung soal Permohonan Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator Kasus Korupsi MBG
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Andalkan Kontrak Multiyears, Begini Prospek Bisnis MINE versi Analis
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.