Pemkot Makassar Relokasi Pedagang Kelapa dari Kawasan Rotterdam ke Pasar Kampung Baru

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penataan kawasan strategis kota dengan mengedepankan pendekatan humanis dan solusi bagi pedagang UMKM.

Salah satunya melalui rencana relokasi pedagang kelapa muda yang selama ini berjualan di sekitar kawasan Benteng Fort Rotterdam dan sekitar kantor RRI, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang.

Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar Raya, Rusli Patara, SP, menegaskan bahwa seluruh pedagang kelapa muda yang terdampak penataan kawasan Benteng Rotterdam akan difasilitasi untuk tetap dapat menjalankan usahanya.

“Kami memastikan para pedagang tetap dapat berusaha dan mencari nafkah. Relokasi, bukan untuk mematikan usaha mereka, tetapi memberikan tempat berjualan yang lebih tertib, aman, dan memiliki kepastian hukum,” ujarnya usai kegiatan sosialisasi relokasi kepada para pedagang, di Kantor PD Pasar, Kamis (11/6/2026).

Penataan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi trotoar dan drainase sekaligus menciptakan kawasan kota yang lebih tertib, nyaman, dan representatif sebagai destinasi wisata sejarah di Kota Makassar.

Sebagai bentuk komitmen agar penataan tidak mengorbankan mata pencaharian warga, Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bersama Perumda Pasar Makassar Raya telah menyiapkan lokasi relokasi bagi para pedagang di kawasan Pasar Kampung Baru.

Menurut Rusli, rencana relokasi tersebut merupakan tindak lanjut dari program penataan kota yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Ujung Pandang.

Proses sosialisasi bahkan telah berlangsung selama hampir dua pekan, disertai pemberian surat peringatan kepada para pedagang yang berjualan di atas trotoar maupun saluran drainase.

Dalam proses tersebut, Perumda Pasar mengambil peran sebagai penyedia solusi dengan menyiapkan lokasi usaha baru yang dinilai lebih layak dan representatif.

“Kami tidak pernah melarang pedagang berjualan. Yang dilakukan adalah menyiapkan tempat yang lebih baik agar mereka tetap bisa berdagang setelah proses penataan dilakukan,” jelasnya.

Perumda Pasar menyiapkan sekitar 20 los khusus untuk menampung 18 pedagang kelapa muda yang akan direlokasi dari kawasan Benteng Rotterdam.

Lokasi tersebut berada di bagian depan Pasar Kampung Baru, tepat di sisi kanan dan kiri area pasar yang menghadap jalan utama sehingga mudah diakses masyarakat.

Selain menyediakan tempat usaha, Perumda Pasar juga akan melengkapi area tersebut dengan tenda kerucut dan fasilitas penyimpanan kelapa berupa tempat penampungan berbahan besi yang dirancang rapi dan tidak mengganggu estetika kota.

“Tempatnya sudah kami siapkan. Ada tenda, ada tempat penyimpanan kelapa yang tertata baik. Jadi pedagang bisa langsung beraktivitas dengan lebih nyaman,” kata Rusli.

Rusli optimistis relokasi ke Pasar Kampung Baru tidak akan mengurangi potensi penjualan para pedagang. Apalagi, lokasi masih berada di kawasan pusat kota dan tidak jauh dari Benteng Rotterdam maupun Pantai Losari.

Area tersebut juga berada di tepi jalan yang ramai dilalui masyarakat sehingga dinilai tetap memiliki prospek usaha yang baik bagi para pedagang yang direlokasi. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Akan Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Jadi Tersangka
• 6 jam lalukompas.id
thumb
RDF Rorotan Siap Olah 2.400 Ton Sampah, Pansus Ungkap Kendala Infrastruktur
• 7 jam laludetik.com
thumb
Ini "Kunci Rahasia" Ole Romeny Selalu Cetak Gol untuk Timnas Indonesia, Pemain yang pernah Dipuji Patrick Kluivert
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Soal Harga Pertamax Naik, Bahlil: Itu Menyesuaikan Pasar
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.