Anggota Dewan PAN Berguru dari Pasukan Oranye Soal Sampah Jakarta

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Agenda belajar di lapangan yang diikuti oleh para anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta memunculkan momen yang sarat makna. Tanpa canggung dan sekat protokoler, para wakil rakyat ini kedapatan 'berguru' ke petugas Pasukan Oranye di pinggir jalur hijau kota.

Menariknya, kehadiran para legislator lintas provinsi ini sama sekali bukan untuk melakukan aksi bersih-bersih sungai semata. Mereka datang dengan misi khusus, yaitu belajar dan menyerap ilmu dari Pasukan Oranye mengenai realita kedaruratan sampah yang dihadapi saban hari.

Advertisement

Para anggota dewan ini antusias mendengarkan penjelasan mengenai pola penumpukan limbah, jalur distribusi sampah, hingga teknik pemilahan hulu yang efektif agar tidak membebani tempat pembuangan akhir.

Pendekatan humanis dan kesediaan mendengar langsung pengalaman para petugas membuat suasana di lapangan mencair dan penuh haru. Bagi mereka, kehadiran wakil rakyat yang mau turun langsung, berdialog, dan memahami tantangan yang dihadapi sehari-hari merupakan bentuk apresiasi yang membangkitkan rasa dihargai sekaligus kebanggaan terhadap profesi yang mereka jalani.

"Jujur aja saya kaget sekaligus bangga, Pak. Nggak pernah kepikiran kalau ternyata orang-orang dewan yang rapi-rapi mau panas-panasan mau bareng kita, terus nanya 'Pak, ini milahnya gimana? Kendalanya apa aja?'. Biasanya kan kita cuma dilihat sebelah mata aja di pinggir jalan, kayak kagak ada harganya. Hari ini berasa bangga banget saya, bisa jadi 'guru' dadakan buat bapak dewan," ucap Junaedi (50), dengan mata berkaca-kaca.

 

Anggota Dewan PAN Berguru dari Pasukan Oranye Soal Sampah Jakarta

Bagi PAN, pengalaman langsung dari lapangan ini jauh lebih berharga daripada berdebat di ruang sidang yang nyaman. Suara dan keluhan langsung dari Pasukan Oranye inilah yang akan menjadi fondasi bagi Fraksi PAN di seluruh Indonesia dalam mengawal kebijakan lingkungan hidup di tingkat daerah.

"Kalau mau betul-betul 'Bantu Rakyat', lepas dulu atribut pejabatnya, turunkan sekat birokrasinya, dan datanglah sebagai murid yang siap belajar. Saya minta semua legislator PAN pulang membawa 'PR' hasil dari belajar di lapangan ini untuk dieksekusi di daerah masing-masing," ujar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Output dari agenda belajar ini sangat jelas: setiap anggota legislatif PAN diwajibkan menyusun rencana kerja konkret dan mendorong lahirnya regulasi lokal (Perda) yang tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memanusiakan serta memperkuat instrumen perlindungan bagi para pekerja kebersihan di daerah masing-masing.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keamanan, Pembangunan, dan Diplomasi Jadi Kunci Pengelolaan Papua
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Jusuf Hamka Singgung Mbak Tutut dalam Perkara CMNP dan MNC Asia, Pengamat: Konteksnya Harus Jelas
• 11 jam laludisway.id
thumb
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini, 11 Juni 2026: Makassar, Gowa, dan Maros Hujan Ringan hingga Sedang
• 20 jam laluharianfajar
thumb
The Apurva Kempinski Bali Gelar Konferensi Hijau 2026, Hadiah Startup Tembus Rp50 Juta
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Breaking News! Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Perannya Atur Mitra dan Titik Dapur
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.