TABLOIDBINTANG.COM - Aktor muda Muzakki Ramdhan mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan seorang pria tak dikenal di area sebuah pusat perbelanjaan, pada Kamis (11/6). Insiden tersebut terjadi setelah dirinya keluar dari toilet usai mengunjungi wahana hiburan bersama seorang teman.
Bermula ketika Muzakki dan temannya baru selesai bermain di Trans Studio. Remaja berusia 17 tahun itu mengaku dalam kondisi mual setelah menaiki roller coaster sehingga bergegas menuju toilet untuk muntah.
Menurut Muzakki, saat masuk ke salah satu bilik toilet, ia tanpa sengaja menutup pintu terlalu keras karena terburu-buru. Setelah muntah dan hendak meninggalkan lokasi, ia tidak menyadari ada orang lain di bilik sebelah.
Namun, situasi berubah ketika seorang pria bertubuh lebih besar diduga mengikuti Muzakki keluar dari area toilet menuju lorong yang mengarah ke area mal. Pria tersebut kemudian menghentikannya dan melontarkan tuduhan bahwa dirinya telah menendang pintu toilet.
"Dia marahin aku. Dia bilang, 'Kamu tadi nendang-nendang toilet ya?' dengan nada tinggi. Aku bilang, 'Enggak Pak,' karena memang aku tidak menendang pintu toilet. Aku juga sudah minta maaf karena tidak sengaja menutup pintunya terlalu keras," ujar Muzakki, dalam unggahannya di Instagram.
Meski telah berulang kali meminta maaf dan menjelaskan situasi yang sebenarnya, Muzakki mengaku pria tersebut tetap meluapkan kemarahannya.
Puncaknya, pria itu kemudian mendorong wajah Muzakki dengan telapak tangan terbuka hingga tubuhnya terdorong ke belakang dan kepalanya membentur dinding. Akibat kejadian tersebut, bibir Muzakki mengalami luka dan mengeluarkan darah.
"Bapak itu dorong muka aku kencang dengan telapak tangan terbuka sampai aku terdorong dan kepala aku kena dinding. Bibir aku berdarah," katanya.
Tak hanya mengalami luka fisik, Muzakki mengaku mengalami syok akibat perlakuan tersebut. Ia menyebut tubuhnya sempat gemetar dan sulit bergerak karena ketakutan.
"Aku shock. Badanku enggak bisa gerak karena ketakutan. Badanku gemeteran. Aku cuma bisa minta maaf. Aku sampai berlutut minta maaf, tapi bapak itu terus memarahi aku," tuturnya.
Muzakki menilai insiden yang dialaminya terjadi akibat kesalahpahaman. Ia menegaskan tidak pernah menendang pintu toilet seperti yang dituduhkan kepadanya.
"Semuanya cuma kesalahpahaman. Aku memang enggak sengaja menutup pintu terlalu keras karena buru-buru. Enggak seharusnya aku jadi korban seperti ini," ucap Muzakki.
Unggahan Muzakki Ramadhan mengundang reaksi dari pengikutnya di media sosial. Tak sedikit yang menyarankan Muzakki untuk membuat laporan polisi.




