VIVA – Sebagai seorang muslim diwajibkan melaksanakan shalat fardhu lima waktu. Ketika waktunya tiba, adzan yang berkumandang dari masjid akan terdengar sebagai panggilan ibadah.
Dalam Islam, kita sangat dianjurkan (sunnah mu’akkadah) untuk menjawab setiap bacaan adzan dan menyempurnakan dengan doa setelahnya.
Meski tampak sederhana, namun amalan ini menyiapkan keutamaan yang luar biasa. Mulai dari mendapatkan ampunan dosa dan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat, hingga kemudahan dikabulkan doa, meraih surga, serta wafat dalam kondisi husnul khatimah.
Oleh karena itu, jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk selalu menjawab adzan sesuai tuntunan agama.
Doa Sesudah Adzanاَللّٰهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ اٰتِ سَيِّدَنَـا مُحَمَّـدًا ࣙالْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا ࣙالَّذِيْ وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ
Allâhumma Rabba hâdzihid-da‘watit-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muḫammada nil-wasîlata wal fadlîlata wad darajatar rafî‘ah, wab‘ats-hu maqâman maḫmûdani-lladzî wa‘adtah, innaka lâ tukhliful-mî‘âd(a)
Artinya: “Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, karuniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur), keutamaan, dan derajat yang tinggi. Tempatkanlah beliau pada kependudukan yang terpuji yang telah Kau Janjikan. Sungguh Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang.”
(kmr)





